Ulasan Tapis Motif Kapal Naga

Ulasan Tapis Motif Kapal Naga
Naga adalah makhluk khayalan dalam mitologi China yang digambarkan sosoknya seperti ular, bersisik, memiliki kaki, dapat menyemburkan api, dan bersayap.

Dalam budaya Cina rutin diadakan perayaan perahu naga. Masyarakat Cina berpandangan bahwa dengan merayakan tradisi perahu naga, diharapkan keberkahan akan senantiasa menaungi kehidupan mereka. Naga dianggap sebagai perwujudan dewa yang menguasai dunia air. Sedangkan kapal merupakan gambaran dari kepala dan ekor naga. Jadi bila kapal naga berlayar maka air akan terberkati. Bahkan diyakini jika seseorang berenang di dalam kapal naga air, maka badannya akan terhindar dari kelemahan dan penyakit sepanjang satu tahun ke depan.

Interaksi budaya Cina dan Lampung sudah terjalin dalam masa ribuan tahun. Di masa lalu, Lampung memiliki kerjasama perdagangan dengan kerajaan-kerajaan yang pernah berkuasa di Cina. Terdapat dua wilayah di Lampung yang sejak lama menjalin hubungan perdagangan dan diplomatik dengan Cina, yaitu Kenali dan Tulang Bawang. Inilah salah satu keunggulan kerajaan-kerajaan yang berada di Lampung yang telah dikenal eksistensinya hingga ke luar negeri.

Hubungan dua kebudayaan yang sangat intensif menimbulkan proses akulturasi di antara dua kebudayaan tersebut. Proses akulturasi terjadi sebagai dampak interaksi sosial yang sangat lama antara dua kebudayaan tersebut. Sebagai dampak interaksi itulah muncul berbagai bentuk ide, aktivitas maupun benda-benda hasil proses akulturasi kebudayaan. Salah satu produk kebudayaan hasil akulturasi budaya Cina dengan Lampung adalah tapis motif kapal naga.

Tapis motif kapal naga sangat cocok bagi Anda yang mengagumi filosofi budaya Cina. Motif ini sangat unik dan antik, karena sangat jarang ditemui kain tenun yang mengadaptasi pola motif hasil akulturasi budaya lokal dengan bangsa lain. Ini salah satu contoh bagaimana terbukanya masyarakat Lampung terhadap budaya masyarakat luar. Sebagai bangsa yang berkembang, berinteraksi dengan aneka komunitas masyarakat merupakan suatu keharusan.

Motif kapal naga disulam dari benang emas. Motif ini dibuat oleh pengrajin tapis profesional dan pembuatannya menggunakan metode sulam tangan. Pembuatan motif ini dilakukan dengan teliti dan detail, sehingga sulaman yang dihasilkan sangatlah rapi.

Motif kapal naga tergolong motif yang rumit. Proses pengerjaannya setidaknya membutuhkan waktu 2 bulan untuk kain ukuran 100 cm x 60 cm. Meskipun rumit, namun banyak pengrajin yang memproduksi motif ini, sehingga stok tapis kapal naga dipasaran jarang terjadi kelangkaan. Namun sesekali kita akan menjumpai permintaan yang begitu tinggi, terutama saat perayaan hari besar Cina, sehingga di beberapa toko tapis acapkali mengalami kehabisan stok.



Read More

Jangan Sekali-kali Mengabaikan Kebaikan Orang-Orang Ini

Jangan Sekali-kali Mengabaikan Kebaikan Orang-Orang Ini
Setiap orang pasti pernah merasakan pertolongan dari orang lain. Bagi kita yang menerima pertolongan, maka sangat dianjurkan untuk membalas kebaikannya. Seandainya tidak mampu membalas kebaikannya, setidaknya kita selalu mengingat-ingat kebaikan itu, berterima kasih, serta mendoakannya. Dalam pergaulan masyarakat, membalas budi adalah perbuatan yang terpuji dan sangat dianjurkan.  Bagi orang yang menolong memang seharusnya ia tidak mengharapkan balas budi sebagai bentuk keikhlasan.

Ada beberapa orang yang harus kita perlakukan dengan khusus yang perlakuannya berbeda dengan orang lain pada umumnya. Perlakuan khusus  itu disebabkan jasanya yang tak terhingga, bahkan sulit bagi kita untuk membalas kebaikannya.

Pertama, orangtua. Mereka adalah orang yang paling wajib bagi kita untuk dibalas budinya. Meskipun sebanyak atau sebaik apapun balas budi yang kita berikan, tidak akan setimpal dengan pengorbanan yang telah mereka berikan. Orangtua telah merawat dan membesarkan kita dengan penuh kasih sayang. Begitu banyak pengorbanan materi dan non materi yang telah orangtua berikan. Jangan sampai kita sedikit pun melupakan kebaikan orangtua. Bahkan orang yang tidak balas budi orangtuanya, akan diancam dosa yang sangat besar. Orangtua merupakan orang yang paling berhak untuk menerima perlakuan baik dari kita. Kita wajib bersikap rendah diri, sopan, dan berlemah lembut pada mereka. Ancaman siksa yang berat bagi mereka yang durhaka pada orangtua. Durhaka pada mereka tidak hanya diterima di akhirat, bahkan disegerakan siksanya di dunia.

Kedua, guru. Guru sangat berjasa dalam hidup kita, karena mereka telah mencerahkan akal kita dengan bimbingan ilmunya. Berkat bimbingan guru, akal kita terlepas dari kebodohan. Guru adalah setiap orang yang memberikan pengetahuannya pada kita. Tanpa guru, barangkali hidup kita akan terasa berat karena tidak ada ilmu yang dijadikan pegangan dalam menjalani kehidupan. Ilmu adalah cahaya yang dengannya hidup kita terasa lebih mudah. Oleh karenanya, kita wajib untuk selalu mengingat kebaikan guru dan berusaha membalas jasanya sebaik mungkin.

Ketiga, suami-istri. Seorang suami dianjurkan untuk membalas kebaikan istrinya, begitu juga seorang istri dianjurkan untuk membalas kebaikan suaminya. Suami-istri hidup bersama dalam suka maupun duka, sehingga dikala itu keduanya saling melengkapi dan saling menutupi kelemahan satu sama lain. Sikap setia dan balas budi antara keduanya akan mendatangkan keberkahan, cinta, dan kasih sayang. Sebaliknya, penghianatan dan banyak menuntut akan menimbulkan kebencian dan pertikaian. Saling balas budi akan semakin mempererat ikatan antara keduanya. Jika ada kesalahan yang diakibatkan interaksi antara suami-istri, maka keduanya harus lapang meminta dan memberi maaf. Dengan demikian, ikatan suami-istri akan langgeng dan bahagia selamanya.

Keempat, saudara dan kerabat dekat. Wajib bagi kita untuk menjaga ikatan silaturahim. Maksud silaturahim adalah hubungan dengan saudara serahim, ikatan sedarah. Ikatan silaturahim wajib dijaga sampai kapan pun, dan memutuskannya adalah dosa besar yang menghilangkan keberkahan. 

Pic: http://img.hipwee.com/
Read More

Kaidah Bersosialisasi Dalam Masyarakat

Kaidah Bersosialisasi Dalam Masyarakat
Sebagai makhluk sosial, manusia tidak terlepas dari uluran dan bantuan orang lain. Manusia tidak dapat hidup menyendiri, sehingga keberadaan orang lain menjadi begitu penting untuk menjaga kelangsungan hidupnya. Dalam kehidupan masyarakat di pedalaman  hutan atau gurun sekalipun, manusia selalu hidup berkelompok dan membangun komunitas.

Dalam pergaulan itu akan muncul hubungan imbal balik dan saling tolong-menolong. Manusia memiliki hasrat untuk membantu dan dibantu. Keinginan untuk membantu orang lain umumnya didorong oleh  rasa simpati maupun karena adanya kepuasan menghilangkan kesusahan pada orang lain. Bagi sebagian orang, membantu orang lain dan membuat mereka tersenyum justru membawa kebahagiaan tersendiri.

Sudah menjadi kewajiban setiap orang untuk membantu sesama sesuai dengan kemampuan. Sedangkan bagi orang yang telah dibantu berusaha untuk bisa membalas budi, atau setidaknya mengucapkan terima kasih.

Seringkali seseorang begitu mudahnya melupakan kebaikan yang telah diberikan kepadanya. Namun ketika ia menerima sesuatu yang tidak menyenangkan hatinya, ia begitu sulit untuk melupakannya. Barangkali sudah menjadi watak manusia, ketika sudah mencintai seseorang, maka segala keburukannya akan tertutupi. Namun bila sudah membenci seseorang, maka kebaikannya akan terlupakan. Oleh karenanya tidak heran jika permusuhan bisa terjadi dengan begitu mudahnya. Padahal kedua belah pihak yang bermusuhan sebenarnya telah lama bersahabat sebelumnya.

Permusuhan juga seringkali terjadi pada orang-orang yang memiliki ikatan kekeluargaan. Hubungan kekeluargaan pun terputus karena kebencian yang terlanjur mendarah daging. Kadang kebencian itu diwariskan turun temurun hingga beranak cucu. Itulah kebencian, pembenci selalu akan mencari sisi cela seseorang daripada berusaha mengungkap sisi baiknya.

Ketika kita selalu mengingat sisi baik seseorang, apalagi orang itu pernah berbuat baik pada kita, maka permusuhan atau kebencian tidak seharusnya terjadi. Berterima kasih pada manusia merupakan bentuk syukur kita atas karunia dan rezeki yang telah diberikan Yang Maha Kuasa. Berarti bila seseorang tidak bisa berterima kasih pada orang lain, maka ia termasuk orang yang tidak pandai bersyukur.

Satu hal terpenting dalam hidup bermasyarakat adalah selalu menjaga dan menjalin hubungan pertemanan. Hidup akan terasa lebih tenang, jika kita memiliki banyak teman. Sebaliknya, hidup menjadi resah, jika kita memiliki musuh, meskipun hanya satu orang. Seorang musuh sekalipun bisa mengganggu hidup kita, karena ia akan selalu mengintai gerak-gerik kita. Setiap cela kita akan menjadi bahan pergunjingannya, dan kelengahan kita justru menjadi kesempatan baginya untuk menikam kita.

Berusahalah untuk menjalin pertemanan sebanyak mungkin. Seorang pemimpin yang hebat pun tidak mungkin bekerja mewujudkan mimpi-mimpinya tanpa uluran tangan orang lain. Justru seorang pemimpin yang hebat adalah mampu menjalin kerjasama dengan banyak orang demi mewujudkan mimpi-mimpinya.


Pic: https://aws-dist.brta.in
Read More

Ulasan Kain Tapis Kaligrafi Al-Fatihah

Ulasan Kain Tapis Kaligrafi Al-Fatihah

 Kain Tapis Kaligrafi Al-Fatihah
Terjemah dari Al-Fatihah:

1. "Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang". 

2. "Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam". 

3. "Maha Pemurah lagi Maha Penyayang". 

4. "Yang menguasai di Hari Pembalasan". 

5. "Hanya Engkaulah yang kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan". 

6. "Tunjukilah kami jalan yang lurus", 

7. "(yaitu) Jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat".


Al-Fatihah merupakan surat Al-Quran yang sangat akrab di telinga kita. Setidaknya kita selalu mendengarkan dan membacanya ketika menunaikan solat. Al-Fatihah adalah surat dalam Al-Quran yang paling agung, maka tidak salah jika Al-Fatihah dijuluki sebagai ummul Quran, induknya Al-Quran. Suasana tenang sangat terasa di dalam hati ketika kita melantunkan surat  Al-Fatihah. Tidak hanya turunnya kedamaian ke dalam hati, namun juga kandungan makna dalam surat Al-Fatihah memberi banyak pelajaran bagi kehidupan.

Tapis kaligrafi Al-Fatihah yang didesain khusus untuk hiasan dinding, merupakan suatu upaya menghadirkan suasana religius dan sakral ke dalam ruangan Anda. Tapis kaligrafi Al-Fatihah akan semakin memperindah ruangan, serta menyejukkan pandangan dan hati penghuni didalamnya. Ayat-ayat mulia yang senantiasa terpampang di dinding ruangan, tentu menjadikan Anda semakin mudah dalam memaknai dan merenunginya.

Desain tapis kaligrafi Al-Fatihah memang terlihat sangat indah karena motif kaligrafinya disulam dengan benang emas pelintir kualitas terbaik. Bahkan hiasan sulaman benang emas menutupi hingga 90% kain dasar, sehingga menjadikan tampilan tapis kaligrafi Al-Fatihah begitu elegan dan mewah. Motif kaligrafi dibuat dengan metode sulam tangan, sebuah metode penyulaman tradisional yang telah menjadi tradisi leluhur secara turun temurun. Tapis kaligrafi Al-Fatihah merupakan hasil karya dari kearifan budaya dan spiritual yang bersinergi di atas sehelai kain tenun.

Kain tenun tapis pun dikenal sangat awet karena dibuat dengan metode penenunan tradisional yang sangat menuntut ketelitian, ketekunan, dan kedisiplinan dari para pengrajin. Kain ditenun dari bahan benang kapas yang sudah terkenal kelembutan dan kekuatan teksturnya. Pewarnaan kain tenun diambil dari bahan-bahan yang alami, sehingga warna tidak mudah luntur dan tidak menimbulkan pencemaran lingkungan.

Agar tapis kaligrafi Al-Fatihah selalu awet, gunakan pigura yang tertutupi kaca. Dengan demikian, debu, embun, maupun udara tidak akan mengenai kain tapis. Hindarkan kain tapis dari paparan langsung sinar matahari dan jangan ditaruh di ruang yang memiliki tingkat kelembaban tinggi. Selain itu, jangan gunakan AC pada level suhu yang sangat dingin, karena udara dapat mengembun di dalam pigura, serta kain tenun pun akan menjadi basah. Jika kain basah dan tidak cepat dikeringkan, maka biasanya kain akan ditumbuhi jamur.

Kain tapis dapat berumur panjang jika tidak ditaruh pada ruangan yang sangat lembab dan terhindar dari paparan sinar matahari secara langsung. Kondisi yang terlalu lembab dapat menyebabkan kain menjadi berjamur, sedangkan paparan sinar matahari yang langsung mengenai kain dapat menyebabkan warna kain sedikit demi sedikit memudar.

Anda tidak perlu memigura kain tapis dengan bahan kayu atau ukiran yang mahal, karena yang terpenting adalah pigura rutin dibersihkan dan terhindar dari rayap.

Kain tapis yang terawat mampu bertahan hingga ratusan tahun. Hal itu sebagaimana koleksi tapis kuno yang dimiliki Ibu Ani Yudhoyono yang telah berusia dua ratusan tahun. Jadi, selama tapis ditempatkan pada kondisi ruangan yang baik, maka kain tapis pun akan bertahan lama dan tidak mudah rusak.
Read More

Ulasan Produk Tapis Kaligrafi Ayat Kursi Bordir

Ulasan Produk Tapis Kaligrafi Ayat Kursi Bordir

 Kaligrafi Ayat Kursi Bordir
Terjemah ayat kursi:


Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa'at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.


Tapis motif kaligrafi ayat kursi bordir adalah salah satu produk tapis kaligrafi yang banyak diminati masyarakat, baik nasional maupun secara khusus  Lampung. Selain harganya yang murah, keindahan tapis kaligrafi ayat kursi bordir juga tidak kalah dengan model tapis kaligrafi ayat kursi sulam.

Tapis kaligrafi ayat kursi bordir dibuat dengan tujuan agar masyarakat dapat memperoleh tapis kaligrafi dengan harga yang lebih terjangkau. Berbeda dengan tapis kaligrafi sulam yang harganya dikisaran lima ratus ribu hingga jutaan, tapis kaligrafi bordir justru harganya bisa berkali-kali lipat dibawah tapis kaligrafi sulam.

Kain tenun yang digunakan sebagai kain dasar tapis kaligrafi bordir tidaklah berbeda dengan tapis kaligrafi sulam. Kain tenun sama-sama dibuat dengan metode penenunan tradisional. Perbedaan ada pada bahan benang yang digunakan dalam membuat motif kaligrafi dan metode pembuatan motifnya.
Pada tapis kaligrafi bordir, motif kaligrafi dibuat dengan menggunakan benang bordir yang bentuknya  mirip dengan benang jahit. Proses pembuatannya juga menggunakan mesin bordir. Sedangkan tapis kaligrafi sulam, motifnya dibuat dengan menggunakan benang logam yang berwarna keemasan. Benang emas yang digunakan adalah jenis benang emas pelintir. Proses pembuatannya dengan menggunakan metode sulam tangan.

Proses pembuatan tapis kaligrafi bordir juga jauh lebih singkat daripada proses pembuatan tapis kaligrafi sulam. Untuk ukuran panjang 100 cm dan lebar 60 cm, pembuatan tapis kaligrafi bordir memerlukan waktu setidaknya 4 hingga 7 hari. Sedangkan pembuatan tapis kaligrafi sulam biasanya membutuhkan waktu lebih dari satu bulan.

Tekstur pada tapis kaligrafi bordir juga lebih tipis dan ringan, sedangkan tekstur pada tapis kaligrafi sulam cukup tebal dan berat. Namun demikian, baik tapis kaligrafi bordir maupun sulam, keduanya sama-sama dikerjakan dengan teliti dan detail, sehingga menghasilkan produk hiasan kaligrafi yang rapi dan indah.

Meskipun harganya lebih terjangkau, kualitas kain, bordir, dan desain pada tapis kaligrafi bordir tetap terjaga. Dengan perawatan yang baik, kain dan motif kaligrafi akan selalu awet, tahan lama, dan tidak rusak. Selalu gunakan pigura berkaca agar kain tidak terkena kotoran debu, serta jangan letakkan kain pada ruangan yang lembab atau terkena panas sinar matahari secara langsung.

Sebenarnya tapis kaligrafi bordir ini merupakan sebuah inovasi agar tapis kaligrafi tapis bisa diproduksi secara massal, sehingga lama pembuatan dan biaya produksi lebih efisien. Dengan demikian, akan berpengaruh juga pada harga jual yang lebih terjangkau oleh masyarakat. Pembuatan tapis kaligrafi dengan metode sulam tangan memang memiliki keunikan tersendiri. Namun sangat sulit untuk memproduksi tapis kaligrafi secara massal karena proses pembuatannya menggunakan metode sulam tangan.

Dengan hadirnya produk kaligrafi ayat kursi bordir, maka masyarakat dimudahkan untuk memiliki koleksi tapis kaligrafi dengan harga yang murah. Tentu dengan harapan semoga tapis dapat dikenal dan dimiliki masyarakat secara luas, baik nasional maupun internasional.


Read More

Cara Merawat Kain Tapis Sulam

Cara Merawat Kain Tapis Sulam

 Kain Tapis Lampung
Agar kain tenun tapis bisa tahan lama, hindarkan kain dari sengatan sinar matahari secara langsung. Jangan letakkan kain di ruangan yang lembab. Gunakan pigura yang berkaca, supaya kain terlindung dari kotoran debu. Kain tenun dapat disetrika dengan suhu yang sedang (jangan terlalu panas) pada bagian belakang kain yang tidak terdapat motif benang emas. Jangan sekali-kali menyetrika benang emas, karena akan merusak motif.

Berikut cara mencuci kain tenun yang memiliki motif sulam:
- Pisahkan kain sulam dari pakaian lainnya.
- Sebaiknya tidak menggunakan deterjen, cukup gunakan pelembut.
- Rendam 10-20 menit, jangan terlalu lama.
- Kain jangan dikucek apalagi diputar dalam mesin cuci.
- Peras dengan lembut, jangan terlalu keras, agar tidak merusak motif sulaman.
- Jemur, namun hindari cahaya matahari yang terlalu terik.
- Jika kain tenun terlihat lecek dan kurang rapi, kain dapat disetrika dengan suhu sedang. Setrika dibagian belakang kain yang tidak bermotif, bukan dibagian kain yang terdapat motif sulamannya.

Bagaimana jika motif sulaman rusak?

Jika motif sulaman rusak, sebenarnya dapat diperbaiki dengan menyulam kembali pada bagian yang rusak. Namun hal itu hanya disarankan bagi Anda yang memiliki kemampuan menyulam.

Cara lain adalah dengan menggunakan lem alteco atau lem sejenisnya yang berupa lem cair bening, hindari penggunaan lem aibon. Sulaman yang lepas dilem, dan dilekatkan kembali ke kain tenun. Cara ini lebih mudah dan dapat dilakukan oleh semua orang. Namun hati-hati saat mengelem, karena jika lem tembus dan mengenai lantai, maka kain akan merekat pada lantai. Jadi hindari menaruh kain pada lantai atau meja saat mengelem sulaman.​


Read More

Review Produk Kaligrafi Ayat Kursi

Review Produk Kaligrafi Ayat Kursi
Kaligrafi ayat kursi merupakan salah satu variasi model tapis yang didesain khusus untuk hiasan dinding. Ada beberapa ukuran yang beredar dipasaran untuk model hiasan dinding ini, ada ukuran 100 cm, 125 cm, dan 150 cm. Masing-masing varian tentunya memiliki harga yang berbeda-beda pula.

Kaligrafi Ayat Kursi Bordir
Ayat kursi sendiri merupakan motif tapis yang diambil dari teks Al-Quran pada surat Al-Baqarah ayat 255. Kaligrafi ayat Al-Quran menjadi salah satu bentuk pengaruh Islam yang turut memperkaya khazanah motif kain tapis Lampung. Motif ayat kursi dibuat hanya untuk model tapis yang didesain untuk hiasan dinding dan tidak akan kita temui motif ini pada model tapis sarung. Hal ini sekaligus sebagai bentuk penghormatan akan kedudukan ayat Al-Quran yang begitu tinggi. Dengan memajang ayat Al-Quran diharapkan suasana religius dan ketenangan akan semakin terasa di ruangan tersebut. Tentu memajang ayat kursi di suatu ruangan bukan dimaksudkan sebagai jimat yang melindungi penghuni ruang itu terlindungi dari marabahaya.

 Tapis Ayat Kursi Sulam Full Benang Emas
Sulam Full Benang Emas
Pembuatan motif pada produk kaligrafi ayat kursi juga bervariasi. Ada model ayat kursi yang motifnya dibuat dengan metode 100% bordir; ada motif yang dibuat dengan 100% sulam; dan ada model ayat kursi yang motifnya perpaduan antara bordir dan sulam. Dari segi harga, tapis yang motifnya dibordir biasanya diberi harga murah, sedangkan tapis dengan motif yang disulam memiliki harga termahal.

Kain tapis ditenun dari bahan benang kapas. Pembuatannya masih memanfaatkan metode tradisional. Meskipun dibuat dengan peralatan yang sederhana, namun proses pembuatan kain tenun tapis tetap saja membutuhkan ketelitian, kesabaran, serta kemampuan menenun yang mumpuni. Dengan proses penenunan yang mendetail, maka sangat wajar jika kain tenun yang dihasilkan pun memiliki kualitas yang sangat baik. Kain tenun tapis umumnya sangat awet dan kualitasnya bertahan dalam jangka waktu yang lama. Bahkan para kolektor tapis seringkali mendapati kain tapis kuno yang telah berusia puluhan tahun. Dengan perawatan khusus, tentu kain tapis tidak akan cepat mengalami kerusakan. Untuk tapis model hiasan dinding, sangat dianjurkan agar pigura dilapisi kaca dan dipajang di ruangan yang tidak lembab, serta terhindar dari paparan sinar matahari secara langsung.

Ayat Kursi Sulam Standar
Ada perbedaan benang yang digunakan untuk motif yang dibordir dengan motif yang disulam. Pada motif yang dibordir, benang yang digunakan adalah benang jahit.  Sedangkan pada motif yang disulam, benang yang digunakan adalah benang emas pelintir. Sebagai gambaran, benang emas pelintir besarnya seperti benang nilon namun benang  emas memiliki tekstur yang lebih kasar. Benang emas ini biasanya produk impor. Itulah sebabnya kain tapis dengan motif yang disulam biasanya memiliki harga yang sangat tinggi.

Untuk menyelesaikan kain tapis kaligrafi ayat kursi yang motifnya dibordir, setidaknya diperlukan waktu 3-7 hari. Tentu membutuhkan waktu yang lebih lama untuk tapis kaligrafi yang motifnya disulam tangan, setidaknya 1-2 bulan. Sedangkan untuk mengerjakan model tapis ayat kursi yang motifnya perpaduan sulam dan bordir, dibutuhkan waktu hingga 3 minggu.

Jika Anda menginginkan proses transaksi melalui rekening bersama, silahkan lakukan pembelian produk kami dengan mengklik bukalapak.com




Read More

Kain Tapis Lampung Di Tengah Gempuran Modernitas

Kain Tapis Lampung Di Tengah Gempuran Modernitas

 Tapis Lampung
Kain tapis Lampung merupakan kain tenun yang menjadi ciri khas etnik Lampung. Seiring perkembangan zaman, kain tapis pun mulai menghadapi pergeseran fungsi. Kain tapis biasanya digunakan oleh masyarakat Lampung dalam upacara adat maupun keagamaan. Namun saat ini, kita dapat melihat kain tapis Lampung digunakan sebagai bahan souvenir dan hiasan dinding.

Perubahan fungsi pada kain tapis ini dimaksudkan agar penggunaan kain tapis bisa diterima oleh banyak kalangan dari berbagai etnik. Kebanyakan model tapis yang digunakan dalam ritual adat atau keagamaan adalah tapis berbentuk sarung. Oleh beberapa desainer nasional, model tapis mulai diciptakan dalam beragam bentuk fashion, sehingga diharapkan pemakai tapis akan terlihat lebih modis dan atraktif.

Namun aspek motif tapis tidak mengalami perubahan bentuk secara revolusioner.  Motif tapis tetap dipertahankan sesuai bentuk yang telah ada sejak dulu untuk menjaga ciri khas etnik serta filosofinya.
Motif tapis memang banyak dipengaruhi oleh kebudayaan masyarakat Lampung tempo dulu yang erat berhubungan dengan ritual animisme. Namun seiring masuk dan menyebarnya Islam di Lampung, maka corak ajaran Islam mulai mempengaruhi ragam motif tapis Lampung. Motif-motif kaligrafi Arab yang umumnya digunakan dalam tapis hiasan dinding merupakan contoh bagaimana Islam memberi warna dalam perkembangan corak motif tapis Lampung.

Tidak berkembangnya motif kain tapis Lampung bukan menunjukkan sikap kolot atau konservatif masyarakat Lampung. Sebagai hasil budaya leluhur, kain tapis tetap harus mempertahankan ciri khas etniknya. Terjaganya keorisinalitasan motif tapis Lampung inilah yang justru menjadi daya tarik bagi masyarakat etnik lain untuk mengkaji atau mengoleksi tapis Lampung. Akulturasi budaya sebenarnya sudah terjadi dalam motif tapis Lampung. Kita sering melihat sebuah kain tapis dengan motif kaligrafi yang merupakan corak Islam dipadu dengan motif rebung atau ketupat yang merupakan corak animisme-dinamisme masyarakat Lampung tempo dulu. Adanya perpaduan tersebut membuktikan bahwa masyarakat Lampung terbuka untuk berbaur dengan budaya lain. Namun perkembangan zaman modern yang cenderung di dominasi kebudayaan Barat, sudah seharusnya tidak mempengaruhi corak motif Lampung. Justru karena motif tapis yang sangat otentik, menjadikannya semakin terlihat unik dan antik.

Berkembangnya Islam dalam komunitas masyarakat Lampung pun tidak serta merta memunculkan islamisasi total dalam budaya Lampung. Budaya lokal tetap dominan dalam tata aturan adat dan pengaruh syariat memberi pengaruh dalam aspek ritual peribadatan. Hal itu pula yang tampak dalam perkembangan motif tapis Lampung. Bahkan dalam proses pembuatan tapis, aspek modernisasi tidak terlalu besar pengaruhnya. Metode pembuatan dengan cara tradisional justru memiliki aspek keindahan dan nilai ekonomi yang lebih tinggi dibandingkan dengan metode pembuatan dengan menggunakan mesin.

Kain tapis Lampung merupakan produk budaya yang mampu menjaga keotentikannya ditengah gencarnya gempuran budaya Barat. Tapis mampu bertahan meskipun berada ditengah komunitas etnik Lampung yang jumlahnya sangat terbatas. Namun jika masyarakat Lampung turut melupakan aset budayanya sendiri, barangkali beberapa tahun ke depan, kain tapis Lampung hanya tinggal kenangan.
Read More

Eksistensi Kain Tapis Lampung Tanggung Jawab Siapa?

Eksistensi Kain Tapis Lampung Tanggung Jawab Siapa?

 Kain Tapis Lampung
Kain tapis Lampung adalah kain tenun yang menjadi ciri khas masyarakat adat Lampung. Umumnya kain tenun ini dihias dengan aneka motif sulaman benang emas atau perak. Keindahan dan kerumitan sulaman benang emas inilah yang menjadikan kain tapis memiliki nilai jual ekonomi yang sangat tinggi. Sulaman benang emas dirangkai dengan sangat detail, rumit, namun rapi, sehingga seringkali untuk menyelesaikan satu kain dengan motif penuh menghabiskan waktu berbulan-bulan.

Kain tapis Lampung secara umum dibuat masih dengan menggunakan metode tradisional, karena masih mengandalkan peralatan yang tradisional pula. Kain tenun ditenun dengan peralatan tradisional, sedangkan motifnya disulam dengan menggunakan metode sulam tangan. Oleh karenanya, dibutuhkan kejelian dan kesabaran dalam menyelesaikan sebuah produk kain tapis.
Kain tapis Lampung biasanya dikerjakan oleh ibu-ibu rumah tangga. Tidak banyak generasi muda yang memiliki minat untuk mempelajari proses penenunan dan penyulaman kain tapis. Jadi tidak heran jika pengrajin tapis kebanyakan adalah orang-orang yang sudah berusia paruh baya dan lansia. Selain proses pembuatannya yang cenderung rumit dan sulit, menjadi pengrajin kain tapis masih dianggap sebagai profesi yang belum dapat menjamin kesejahteraan hidup.

Kain tapis Lampung memang telah dikenal oleh sejumlah kalangan dalam negeri. Namun nilai jual yang cukup mahal, menjadikan hanya sedikit orang yang akhirnya berminat untuk membeli kain tapis. Beberapa pengrajin memang telah berinovasi untuk mengakali biaya produksi tapis agar lebih murah dengan menerapkan metode bordir dalam pembuatan motif kain tapis. Penggunaan metode bordir selain menjadikan biaya produksi lebih murah, juga menjadikan waktu pembuatan kain tapis lebih singkat. Namun bagi para pecinta kain tenun, mereka tetap lebih menyukai penyulaman dengan metode tangan daripada dengan menggunakan mesin, karena sulam tangan menjadi ciri khas dari kain tenun itu sendiri.

Masyarakat Lampung sendiri umumnya menggunakan kain tapis untuk kegiatan-kegiatan resmi seperti acara pernikahan atau upacara adat. Di rumah-rumah mereka biasanya juga memiliki koleksi kain tapis dalam bentuk hiasan dinding. Meskipun motif kain tapis tidak mengalami perubahan yang signifikan, namun model dan desain kain tapis tetap modern dengan selalu mengikuti perkembangan zaman. Dalam beberapa kesempatan fashion festival, sejumlah desainer menjadikan kain tapis sebagai tema rancangan busananya. Jadi motif dan desain kain tapis mulai banyak diminati desainer seperti halnya kain tradisional dari daerah lain.

Namun kendala terbesar untuk meningkatkan taraf ekonomi pengrajin dan pedagang kain tapis lampung adalah pemasaran. Target dan pangsa pasar yang terbatas menjadikan kain tapis cukup sulit dijual dan bersaing dibanding kain tradisional dari wilayah lain. Meskipun dikenal oleh beberapa kalangan, namun nyatanya tapis belum dikenal masyarakat secara luas. Masyarakat masih lebih mengenal batik atau songket dibandingkan kain tapis. Bahkan bagi masyarakat di daerah tertentu di Indonesia, seperti Indonesia Timur, mereka masih asing dengan nama Lampung. Untuk mengenalkan tapis kepada masyarakat luas ternyata masih merupakan suatu tantangan berat, belum lagi berupaya untuk memperluas pangsa pasar penjualan tapis, tentu memerlukan strategi yang tidak mudah.

Kain tapis Lampung memiliki ciri khas etnik yang tidak dimiliki kain tenun dari wilayah lain. Bahkan untuk motif kain tapis kuno, didapati bahwa kolektornya kebanyakan adalah orang asing. Ini membuktikan bahwa kain tapis memiliki nilai etika dan estetika yang tinggi. Upaya melestarikan kain tapis memanglah tidaklah mudah. Kain tapis Lampung merupakan aset nasional, sehingga melestarikannya bukan hanya menjadi kewajiban masyarakat Lampung, namun juga menjadi kewajiban seluruh rakyat Indonesia. Daripada kelak meratapi punahnya suatu kebudayaan negeri yang bernilai tinggi, lebih baik memikirkan sedini mungkin agar tapis dapat terus lestari
Read More

Agar Rutin Menunaikan Solat Dhuha

Agar Rutin Menunaikan Solat Dhuha
Solat dhuha merupakan solat yang waktu pelaksanaannya disaat terbitnya matahari hingga menjelang waktu dzuhur. Pelaksanaannya minimal dua rakaat dan tidak ada batas maksimal untuk jumlah rakaatnya. Jadi siapapun dapat mengerjakan solat dhuha dengan jumlah rakaat sebanyak-banyaknya dan sekuatnya.

Banyak anggapan bahwa solat dhuha adalah solat yang bila dikerjakan akan memperlancar rizki. Tentu akan mendatangkan manfaat jika dikerjakan secara rutin, bukan hanya sesekali. Namun nyatanya tidak banyak juga orang yang menyempatkan waktu untuk menunaikan solat dhuha, meskipun sekedar dua rakaat saja.

Ada beberapa alasan yang menyebabkan seseorang tidak sempat untuk mengerjakan solat dhuha. Bisa jadi karena tidak tahu keutamaan sholat dhuha, jam kerja yang terlalu padat, atau disebabkan kemalasan,

Walaupun solat dhuha hukumnya tidak sampai pada level wajib, namun sangat dianjurkan untuk bisa rutin mengerjakannya. Selain mendapatkan pahala, solat dhuha juga mendatangkan keberkahan bagi kita saat bekerja mencari nafkah. Jadi rezeki yang diperoleh tidak hanya banyak dari sisi kuantitas, namun yang terpenting adalah mendapatkan berkah.

Berikut ini cara agar kita dapat rutin mengerjakan solat dhuha.

Pertama, luangkan sedikit waktu sebelum masuk kantor untuk mengerjakan solat dhuha. Bagi warga ibukota dan sekitarnya, umumnya para pekerja berangkat ke kantor sesaat setelah subuh untuk menghindari kemacetan di jalan. Oleh karenanya, solat dhuha dapat dilakukan setibanya di kantor sebelum batas jam masuk. Namun jika Anda terbiasa berangkat kerja pukul 6 pagi, maka sebelum keluar rumah, sempatkan untuk menunaikan solat dhuha. Cukup dua rakaat saja, yang terpenting rutin dikerjakan.

Kedua, upayakan selalu bangun tepat waktu. Jika Anda bangun selalu tepat waktu, maka aktivitas di pagi hari dapat dikerjakan secara teratur tanpa harus terburu-buru. Namun jika terlambat bangun, maka Anda akan tergesa-gesa, sehingga ada satu atau dua aktivitas rutin yang terpaksa harus ditinggalkan demi untuk mengefisiensikan waktu.

Ketiga, lakukan solat dhuha dua rakaat. Solat dua rakaat tidaklah memakan waktu yang terlalu banyak, barangkali hanya sekitar 3-5 menit saja. Cukup membaca surat-surat pendek untuk mempersingkat waktu. Namun jika waktu memungkinkan untuk membaca surat panjang, silahkan saja.

Dengan rutin menunaikan solat dhuha sebelum pekerjaan dimulai, diharapkan aktivitas mencari nafkah yang kita lakukan akan menjadi berkah, sehingga hasil yang diperoleh maksimal dan memberi banyak manfaat. Solat dhuha merupakan usaha kita untuk menyerahkan hasil pekerjaan kepada Yang Maha Kuasa. Jika hati selalu memasrahkan hasil pada Sang Pencipta, maka hidup akan selalu terasa tenang.

Pic: http://ilmfeed.com/
Read More

Seni Dalam Bergaul

Seni Dalam Bergaul
Sebagai makhluk sosial, manusia membutuhkan teman dalam menjalani hidupnya. Manusia tidak dapat hidup tanpa orang lain. Manusia satu dengan yang lainnya diciptakan untuk saling tolong menolong dan gotong royong. Tidak ada manusia yang mandiri secara mutlak. Sehebat apapun ia, pasti akan tetap ada ketergantungan pada uluran tangan orang lain.

Di zaman modern ini, banyak orang yang berusaha menarik diri dari pergaulan dengan hidup dalam kesendirian. Orang yang suka menyendiri akan mengalami kesepian dan seringkali berujung pada depresi dan keputusasaan. Sudah menjadi naluri manusia untuk bergaul dengan sesama, meskipun efek dari pergaulan itu acapkali memunculkan berbagai macam gangguan.

Pergaulan akan tetap menyenangkan selama kita dapat memilih bergaul dengan orang yang tepat. Kita memang dapat bergaul dengan banyak orang, namun tidak bisa akrab dengan siapa saja. Hubungan akrab hanya dapat dijalin dengan orang-orang yang memang secara karakter kepribadian dan perilakunya dapat kita terima.

Untuk itu, pergaulan adalah sebuah seni yang tidak bisa diperlakukan secara kaku.  Setiap orang memiliki karakteristik kepribadian yang unik, tidak ada manusia yang memiliki karakter yang sama. Oleh karenanya setiap orang tidak bisa diperlakukan dengan cara sama, tetap harus ada perlakuan khusus untuk masing-masing kepribadian.

Banyak faktor yang mempengaruhi bentuk kepribadian seseorang. Setiap pola asuh, lingkungan bermain, teman, metode pendidikan memiliki pengaruh dalam membentuk suatu corak kepribadian. Saudara kandung yang terlahir dari rahim dan lingkungan keluarga yang sama pun akan memiliki pola perilaku dan kepribadian yang tidak seutuhnya sama, akan ada keunikan sifat yang menjadikannya khas dan berbeda dari saudaranya. Maka memperlakukan mereka dengan cara yang sama adalah kesalahan besar.

Agar pergaulan terasa menyenangkan, seseorang tidak boleh bersifat egois dan menuntut orang lain untuk memahaminya. Ia harus lebih berlapang dada dalam menyikapi banyaknya perbedaan. Pergaulan juga seringkali memunculkan konflik. Oleh karenanya, kita harus bijaksana dalam menyikapinya. HIndari sifat keras kepala. Tidak selalu sebab kesalahan seseorang menjadikan kita enggan untuk yang pertama meminta maaf.

Tidak mudah menemukan sahabat diantara banyaknya teman yang dekat disekitar kita. Sahabat bukanlah orang yang tak pernah berkonflik dengan diri kita. Namun konflik itu tidak serta merta berlaru-larut dan justru kian mengkristalkan keakraban dan kebersamaan. Sahabat sejati bukanlah orang yang selalu menyetujui perbuatan dan perkataan kita, namun dia selalu berkata jujur atas benar atau salahnya tindakan yang telah kita lakukan.

Pic: http://www.dakwahremaja.com/
Read More

Begini Memilih Hobi yang Menyenangkan

Begini Memilih Hobi yang Menyenangkan
Umumnya setiap orang memiliki hobi. Hobi biasanya dikerjakan saat waktu luang. Bagi sebagian orang, hobi tidak hanya sekedar menjalani aktivitas yang menjadi kesukaan, namun juga menjadi lahan bisnis yang menghasilkan uang. Manusia dewasa menghabiskan banyak waktunya untuk bekerja. Sedangkan sisa waktunya digunakan untuk mengurus keluarga. Hidup akan terasa menjenuhkan jika aktivitas sepanjang hari hanya melakukan kegiatan yang itu-itu saja. Oleh karenanya, manusia membutuhkan hobi untuk mengurai kepenatannya.

Hobi dibutuhkan untuk menyegarkan semangat dan pikiran. Dengan melakukan hobi, kita dapat menyalurkan bakat dan minat, sehingga kehidupan kita selalu diisi dengan kegiatan positif. Seringkali orang-orang yang terjerumus dalam aktivitas negatif seperti tawuran, narkoba, mabuk-mabukan, disebabkan dirinya tidak menggeluti satu atau beberapa hobi. Ketika seseorang tidak memanfaatkan waktunya untuk aktivitas positif, maka dirinya akan terjerumus dalam aktivitas negatif. 

Berikut ini cara memilih hobi.

Pertama, pilihlah hobi yang menjadi passion. Lakukan kegiatan yang akan membahagiakan diri Anda. Anda merasa senang untuk mengulangi kegiatan itu berkali-kali. Anda pun tidak merasa terbebani untuk mengerjakannya secara rutin. Jika Anda merasa berat untuk melakukannya, maka kegiatan itu tidak cocok untuk dijadikan  hobi Anda. Kegiatan yang dipilih itu bisa berupa olahraga, petualangan, menulis, membaca, atau jalan-jalan.

Kedua, pilihlah hobi yang tidak menghabiskan banyak waktu. Hobi umumnya dilakukan secara rutin namun tidak terlalu sering. Biasanya hobi dilakoni di waktu luang, entah itu akhir pekan atau saat liburan. Jika sepanjang hari menggeluti hobi, maka ditakutkan akan menjadikan Anda bosan, dan akhirnya Anda tidak menekuni hobi itu lagi. Dan perlu diperhatikan, jangan sampai waktu bekerja dan saat-saat bersama keluarga menjadi terbengkalai hanya karena kesibukan menjalani hobi.

Ketiga, lakukan hobi yang sesuai dengan anggaran. Ada hobi yang mahal, ada pula yang murah. Pilihlah hobi yang aman bagi kantong Anda. Jangan paksakan hobi yang justru dapat menguras anggaran Anda. Ingatlah selalu bahwa hobi dikerjakan untuk mengurangi stress, bukan untuk menambah stress. Jadi jangan bebani diri Anda dengan berhutang hanya untuk menggeluti suatu hobi. Tetap prioritaskan anggaran untuk kebutuhan primer Anda.

Keempat, pilih hobi yang aman. Jangan sampai Anda melakukan hobi yang justru mengancam keselamatan jiwa. Anda dapat melakukan hobi yang memacu adrenalin selama ditemani oleh tim ahli dan berpengalaman. Jika hobi Anda berkaitan dengan  olahraga dan petualangan, perhatikan selalu aspek keamanan. Utamakan selamat dan jangan sekali-kali berbuat nekat.


Kelima, hobi harus berupa kegiatan positif. Jika hobi itu aktivitas yang negatif, maka tinggalkan. Tujuan seseorang memiliki hobi adalah untuk menyalurkan minat dan bakatnya pada kegiatan yang bermanfaat. Setiap aktivitas negatif hanya akan merugikan diri sendiri dan orang-orang di sekitar Anda.

Pic: http://www.sunturist.com/
Read More

Mencintai Dengan Sewajarnya

Mencintai Dengan Sewajarnya
Cinta adalah anugerah yang Tuhan berikan kepada makhluknya. Berkah cinta tidak hanya dirasakan oleh manusia, namun juga oleh binatang dan tumbuhan sekalipun. Karena cinta, seekor induk singa yang terkenal buas pun tidak akan tega memangsa anaknya sendiri. Berkat cinta menjadikan makhluk hidup berkembang dan lestari. Seorang ayah rela bekerja keras demi keluarganya, seorang ibu rela mengandung 9 bulan demi bayinya, dan seorang anak rela berbakti pada orangtuanya, semua itu terjadi karena adanya cinta. Tanpa cinta, dunia hanya akan dipenuhi dengan kekejaman dan pembantaian. Tidak peduli hewan atau tumbuhan, manusia pun akan menjadi korban dari kebiadaban.

Manusia adalah makhluk pecinta. Ketika sepasang muda-mudi memutuskan untuk menjalin suatu hubungan yang lebih, maka cinta menjadi alasannya. Betapa banyak kisah cinta yang mengukir sejarah dan dikenang sepanjang masa, kisah Romeo-Juliet contohnya. Romeo-Juliet adalah kisah sepasang muda-mudi yang memperjuangkan cinta namun kandas karena tidak direstui keluarga dan berakhir dengan aksi bunuh diri keduanya. Kisah cinta yang berakhir tragis, sayangnya fiksi, namun justru menginspirasi banyak kisah cinta penduduk bumi. Seringkali kita mendapati kasus bunuh diri karena cinta yang kandas, entah karena tertolak atau putus ditengah jalan.

Cinta memang erat kaitannya dengan unsur perasaan, namun tetap saja logika jangan ditinggal. Jika cinta hanya memunculkan sifat emosional, maka tindakan pun menjadi tidak rasional. Seringkali seseorang berbuat sesuatu yang tidak masuk akal hanya karena beralasan cinta. Jangan hanya karena kisah cinta yang berakhir, maka hidup pun ikut berakhir. Bunuh diri karena gagalnya percintaan adalah tindakan emosional yang sungguh tidak masuk akal. Hidup masih teramat indah untuk dinikmati walaupun tidak dijalani bersama dengan kekasih yang dicintai.

Hidup hanya sekali, maka upayakan yang sekali ini menjadi begitu berarti untuk kehidupan selanjutnya yang abadi. Kandasnya cinta memang terasa amat menyakitkan. Jika hati terasa sedih, maka carilah kegembiraan, agar hidup dapat segera bangkit kembali. Jangan biarkan dia yang menyakitimu semakin menertawakanmu ketika melihat dirimu terpuruk. Bangkitlah dan buktikan padanya bahwa dirimu justru menjadi lebih sukses tanpa keberadaannya.

Jalanilah cinta apa adanya, jangan tinggalkan nalar, dan selalu sertakan iman di dalam hati. Sudah menjadi fitrah manusia untuk mencintai manusia yang lain. Cintai mereka dengan sewajarnya, jangan berlebih, apalagi sampai membabi buta. Manusia datang dan pergi silih berganti dalam kehidupan kita. Mereka juga terlahir dan mati tanpa sekehendak kita. Jika cinta terlalu membabi buta, maka kepergian mereka yang disayangi akan teramat menyayat hati. Tidak ada cinta manusia yang abadi seiring usia manusia yang tentu ada batasnya. Cinta pun kadarnya selalu naik-turun, tergantung pada banyaknya pengorbanan dan kesetiaan yang  menghiasi kisah perjalanannya. Manusia hidup dan mati, datang dan pergi, namun hanya satu yang akan selalu bersama kita sampai kapanpun dan dimanapun, Dialah Tuhan.

Sebesar apapun cinta kita pada seseorang, berusahalah untuk  tidak mengalahkan cinta kita kepada Tuhan. Tuhan yang menghidupkan kita, maka untuk Tuhan pula alasan kita menjalani hidup. Tuhan yang mematikan kita, maka pertemuan dengan Tuhan adalah alasan kita menyambut kematian. Cinta pada manusia seringkali dibalas dengan penghianatan, namun tidak mungkin penghianatan terjadi saat cinta tulus ditujukan kepada Tuhan. Seringkali pengorbanan cinta dianggap biasa oleh manusia, oleh karenanya cintailah manusia dalam batas yang wajar. Yakinlah, hanya Tuhan yang mampu membalas cinta kita dengan cinta-Nya yang lebih baik.

Pic: https://yanuche13.files.wordpress.com



Read More

Orangtua Memiliki Hak Atas Dirimu

Orangtua Memiliki Hak Atas Dirimu
Peran orang tua sangat berpengaruh besar pada kesuksesan seorang anak. Orangtua akan bekerja keras demi menunjang keberhasilan anaknya. Pada umumnya orangtua selalu mengharapkan anak-anaknya agar bisa mencapai kesuksesan yang lebih besar daripada capaiannya.

Sangatlah wajar Tuhan mewajibkan anak untuk berbakti kepada orangtuanya. Bakti itu bukan untuk membalas budi, namun sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan atas curahan cinta, perhatian, tenaga, dan materi yang orangtua telah berikan. Orangtua pun tidak mungkin menuntut balas budi dari anak-anaknya. Bagi orangtua, melihat anaknya sukses dalam meraih cita-citanya, itu sudah cukup membahagiakan mereka.

Sangat disayangkan ketika anak melupakan kewajibannya untuk berbakti pada orangtuanya. Padahal berbakti kepada orangtua memiliki banyak keutamaan dan keberkahan. Seringkali anak justru suka membangkang dan membantah pada orangtuanya. Hal itu selain dapat menyakiti hati orangtuanya, tentu akan menjadikan mereka bersedih. Anak yang selama ini dijaga, dicintai, dan dibanggakan, justru menyakiti perasaanya.

Seringkali kegagalan hidup seorang anak disebabkan dirinya tidak menunaikan bakti pada orangtuanya. Kesuksesan dicapai tidak hanya dengan usaha yang keras, namun juga dengan untaian doa-doa yang ikhlas dari orangtua. Bagaimana mungkin doa-doa tulus akan keluar dari lisan orangtua, jika sang anak justru berbuat durhaka? Jangan sekali-kali memancing amarah orangtua, karena murka mereka akan mengundang murka dari Tuhan. Selama orangtua masih hidup, doa dan ridho mereka menjadi sebab utama kesuksesan hidup seorang anak.

Ketika seorang anak berbakti pada orangtuanya, maka hidupnya akan berjalan semakin mudah. Kesuksesan-kesuksesan dunia akan mudah diraih dan jalan menuju surga pun terbuka lebar. Orangtua pun tidak mungkin menuntut terlalu muluk pada anaknya. Lalu apa sebab seorang anak membangkang pada perintah orangtuanya jika nyata-nyata perintah orangtua tidak memberatkannya? Bila perintahnya bukan untuk bermaksiat pada Tuhan, tentu sebaiknya perintah itu dikerjakan.


Seorang anak harus bersikap lemah-lembut, rendah hati, dan sopan pada orangtuanya. Senangkanlah orangtua, maka mereka akan ridho pada cita-cita hidup yang ingin kita capai. Ridhonya akan mengundang keberkahan dan kemudahan dari Dzat Yang Di Atas Langit. 

Jika hidup kita selama ini begitu sempit dan sulit, mari introspeksi diri, barangkali ada ucapan atau tindakan kita yang sempat menyinggung perasaan orangtua. Segera meminta maaf padanya, agar murkanya berubah menjadi restunya. Restunya akan mengundang kelapangan pada hidup kita, sebagaimana murkanya akan menjadi sebab kesengsaraan. Orangtua kita telah mencurahkan segenap cinta kasihnya sedari kita lahir hingga beranjak dewasa. Kewajiban kita untuk membalas kebaikannya, meskipun itu tak mungkin setimpal dengan kebaikan yang telah orangtua berikan pada kita. 

Pic: http://kamupipnup.org/
Read More

Jalan Hidup Seorang Jombloer

Jalan Hidup Seorang Jombloer
Umur yang semakin bertambah menuntut kita untuk memikul tanggung jawab yang lebih berat. Pernikahan adalah salah satu tanggung jawab yang mesti dipikul ketika usia beranjak dewasa. Namun menemukan jodoh yang cocok bukanlah perkara yang mudah. Apalagi pernikahan dianggap suatu yang sakral yang diharapkan hanya sekali, namun untuk selamanya.

Pernikahan sendiri menjadi sebuah prestise dalam pandangan umum masyarakat. Sering kita temui pasangan yang memutuskan untuk menikah di usia yang masih belia. Seseorang yang telah menikah dianggap bukan lagi sembarangan orang karena telah berani memegang amanah yang tak ringan. Oleh karenanya menjadi masalah besar ketika usia kian menua, namun pernikahan selalu ditunda. Para jombloer tua seringkali di-bully oleh masyarakat karena tidak kunjung laku-laku.

Seiring zaman dan gaya hidup yang kian modern, sebagian masyarakat pun memiliki paradigma yang mulai berubah tentang arti sebuah pernikahan. Pandangan materialisme yang begitu dominan pada masyarakat modern membuat orang-orang yang ingin menikah harus dituntut memiliki kemampuan ekonomi yang mapan. Mereka akhirnya lebih memilih untuk melajang demi mengejar kemapanan ekonomi dan karir. Pernikahan mulai dianggap sebagai penghalang kebebasan bekerja yang akan mematikan peluang karir.

Bagi masyarakat Barat, pernikahan merupakan permasalahan privasi. Orang lain tidak peduli dengan kondisi privasi seseorang, selama ia tidak membuat kegaduhan. Namun berbeda di Indonesia, setiap orang merasa berhak tahu dan ingin ikut campur dalam permasalahan privasi orang lain, termasuk dalam masalah pernikahan. Para jombloer kini mulai berusaha mendobrak pandangan masyarakat tentang pernikahan. Jomblo bukan lagi aib yang mengundang rasa malu, tapi sudah menjadi bagian dari pilihan jalan hidup. Percuma saja menghina seorang jomblo, jika kasus perceraian justru meningkat pesat. Ketika seorang jomblo memutuskan untuk menikah, maka pernikahan bukan lagi sekedar status, namun pilihan hidup yang harus dipertahankan dan diperjuangkan kelanggengannya hingga akhir hayat.

Bagi sebagian jombloer, memilih pasangan yang akan menjadi partner hidup merupakan pilihan berat dan terkait idealisme. Partner hidup dicari dengan seksama, hati-hati dan harus memenuhi beberapa kriteria. Seorang partner hidup haruslah memiliki kesamaan visi dan misi. Ibarat perahu, maka pernikahan harus memiliki tujuan dalam berlayar. Jika tidak memiliki kesamaan visi dan misi, maka pernikahan akan guncang, terombang-ambing ditengah samudera kehidupan, tak tentu arah tujuan, dan akhirnya akan karam. Bukan berarti kesamaan visi dan misi akan menjadikan pernikahan berlayar tanpa gangguan, namun setidaknya kesamaan itu menjadikan jelas, dimana pernikahan ini kelak akan labuh dan sandar.

Oleh karenanya, menjadi jomblo yang disebabkan pilihan logis, bukan lagi menjadi aib dan cela, justru itu adalah pilihan yang mampu dipertanggungjawabkan. Pernikahan harusnya tidak lagi menjadi monopoli perasaan, namun harus ada peran nalar yang bisa menjelaskan secara logis mengapa pernikahan itu harus terjadi. Dengan demikian, apabila kelak terjadi konflik ditengah pernikahan, maka permasalahan tersebut bisa diselesaikan dengan akal yang jernih, bukan sekedar menuruti nafsu perasaan. Betapa banyak perceraian terjadi karena mengikuti perasaan emosi yang meledak-ledak, sementara akal jernih seakan dikesampingkan.


Itulah jalan hidup seorang jombloer yang mempersiapkan diri sebagai pribadi yang berkualitas dan unggul. Mereka menyadari bahwa keberadaan dirinya kelak akan mempengaruhi kehormatan pendamping dan anak-keturunannya. Apabila mereka tidak menjadi apa-apa, maka masyarakat pun akan tetap memandang rumah tangganya bukan siapa-siapa. Ketika dianggap bukan siapa-siapa, tetap saja masyarakat akan melecehkan status dan keberadaannya. Kehormatan memang tidak menjadi tujuan, karena jombloer sudah terbiasa dicaci dan dimaki oleh orang sekitarnya. Namun apakah pendamping atau anak-keturunannya sanggup menelan pil pahit itu? Jangan ikutkan orang-orang tercinta dalam lingkar penderitaan hanya untuk mengejar status kehormatan yang sifatnya relatif. Lebih baik menempa diri dengan dihina, serta terus bekerja keras untuk mempersiapkan kehidupan yang lebih terhormat untuk orang-orang tercinta.

Pic: http://1.bp.blogspot.com/
Read More

Ketika Hidup Terasa Hambar, Lakukan Ini

Ketika Hidup Terasa Hambar, Lakukan Ini
Perjalanan hidup memang tidak selalu menyenangkan. Kadang kita merasakan lapang, namun sering pula merasakan kesempitan. Suratan takdir yang datang silih berganti antara suka dan duka mengharuskan iman tak boleh sedikit pun goyah dari pengharapan pada-Nya. Hidup terasa sempit tatkala ujian datang menghampiri. Saat sempitnya hidup itu datang, kita selalu merasa bahwa Tuhan sedang memberi ujian berat dalam hidup kita. Ketika kita mengharapkan perubahan hidup secepat mungkin, justru hidup bukannya menjadi lebih mudah, justru semakin sulit. Kadang disitulah munculnya keputusasaan, hilangnya harapan, dan masa depan seakan suram.

Kita tercipta bukanlah tanpa tujuan. Tidak mungkin Tuhan menghadirkan kita ke dunia tanpa suatu hal yang sia-sia. Meskipun hidup terasa hambar dan stagnan, namun kita dapat mengubah perjalanan ini menjadi lebih bermakna.

Pertama, bantulah orang lain dengan apapun yang masih kita miliki. Hidup akan terasa lebih bermakna ketika kita bisa memberi manfaat untuk orang lain. Sebaik-baik orang adalah yang dapat memberi manfaat pada banyak orang. Semakin banyak orang yang bisa ditolong, maka hati akan terasa lapang dan bahagia. Bantulah orang lain dengan ikhlas dan jangan mengharap imbalan apapun. Bantuan tidak harus berbentuk harta, namun dapat juga berupa tenaga, perhatian, ataupun nasihat. Kita jangan meremehkan bantuan sekecil apapun. Bisa jadi yang kecil itu justru terlihat sangat berharga di mata orang lain. Jangan pula kecewa atau marah ketika bantuan kita disepelekan orang lain. Manusia mungkin tidak menghargai, tapi Tuhan tidak akan menyia-yiakan perbuatan baik Anda.

Kedua, perbanyaklah ibadah. Barangkali selama ini Anda terlalu sibuk dengan pekerjaan atau bisnis, sehingga lupa meluangkan sedikit waktu Anda untuk beribadah. Dengan ujian itu, Tuhan ingin Anda kembali pada-Nya. Mungkin Anda selama ini lalai dalam berdoa dan mengingat-Nya, sehingga dengan ujian itu, Tuhan tidak ingin Anda larut dalam kelalaian. Kembalilah ke masjid, solatlah berjamaah, perbanyak zikir dan doa, serta jalin kembali silaturahmi dengan keluarga Anda. Perbanyaklah kembali ibadah Anda, semoga ibadah-ibadah yang Anda lakukan akan mengundang datangnya berkah, kemudahan, dan kebahagiaan dalam hidup Anda.

Ketiga, jauhi kemaksiatan. Ketika kemaksiatan dilakukan dengan suka cita, tunggulah azab akan segera datang menerpa. Sebagaimana kebaikan akan mendatangkan berkah, maka kemaksiatan akan menurunkan laknat. Kemaksiatan menjadikan kehidupan terasa suram dan kelam. Musibah yang terjadi secara bertubi-tubi, bisa jadi karena kemaksiatan yang dilakukan terus-menerus pula. Kemaksiatan merupakan sumber malapetaka dan penyebab duka. Hindari kemaksiatan sebisa mungkin dan segeralah bertaubat jika mengerjakannya dengan sengaja maupun tidak. Jangan merasa ragu dan hina untuk bertaubat. Tuhan akan selalu menyambut hamba-hamba yang ingin kembali pada-Nya. Sekelam apapun dosa yang pernah dilakukan, jangan berputus asa dari rahmat-Nya.


Keberadaan kita di dunia ini adalah fase kehidupan yang singkat. Namun siapa sangka kalau fase yang singkat ini begitu menentukan nasib kita untuk kehidupan yang abadi di akhirat kelak. Hidup memang sekali, jangan habiskan waktu hanya untuk merengkuh kesenangan, tapi gunakanlah untuk menjadikannya bermakna. Bermakna berarti menjadikan hidup Anda dekat dengan keridhoan Tuhan dan bermanfaat bagi kemaslahatan orang banyak. Tujuan kesenangan adalah memuaskan ego pribadi. 

Keegoisan hanya membuat manusia semakin serakah dan menghilangkan kepekaannya dalam bersosialisasi. Ketika keserakahan itu menyebabkan kesengsaraan banyak orang, maka akan menyebabkan murka dan laknat dari kaum yang terzhalimi. Jadikan hidup ini untuk kebahagiaan bersama, bukan untuk kepuasan sendiri. Barangkali kebermaknaan itu tidak menghasilkan materi yang bernilai. Namun yakinlah, ketika hidup kita membuat banyak orang bahagia, nama kita akan menghias langit seiring doa-doa mereka yang selalu memohon Tuhan agar kebaikan senantiasa dilimpahkan dalam hidup kita.

Pic: https://lailaberbagicerita.files.wordpress.com
Read More

Agar Pernikahan Langgeng Hingga Maut Memisahkan

Agar Pernikahan Langgeng Hingga Maut Memisahkan
Pernikahan adalah puncak dari pencapaian cinta. Kisah cinta tidak akan sempurna jika tidak berujung pada pernikahan. Pernikahan merupakan pena yang kelak akan menuliskan keabadian kisah cintanya di langit.

Tidaklah mudah untuk mempertahankan pernikahan agar langgeng dalam waktu yang lama. Setiap pasangan pasti mengharapkan pernikahannya mampu bertahan hingga maut memisahkan mereka. Namun sayangnya, banyak dari pasangan itu yang justru berpisah ketika ruh masih di kandung badan. Mereka berpisah tentu dengan banyak alasan, walaupun sebenarnya perpisahan itu dapat dihindari jika saja mereka berusaha untuk menyatu dalam satu tindakan, yaitu berusaha untuk saling mencintai lagi.

Tidaklah mudah untuk menjalani pernikahan dengan kesempurnaan. Cinta memang kadang terang dan kadang pula redup menyala. Namun jangan biarkan cinta menjadi sekarat dan mati. Jika cinta dibiarkan mati, maka kebencian yang akan menyulut nalar dan menguasai hati. Pernikahan yang awalnya dipenuhi cinta dan suka cita, justru berakhir dengan amarah dan kebencian.
Itulah sebabnya, untuk mempertahankan eksistensi ikatan pernikahan agar bertahan lama, kita perlu melakukan beberapa usaha.

Pertama, berusaha saling memahami. Pernikahan telah menyatukan dua insan dengan jenis kelamin, latar belakang pendidikan, suku, watak, kepribadian yang berbeda. Jangan jadikan perbedaan itu sebagai biang dari keretakan rumah tangga. Justru karena perbedaan laki-laki dan perempuan, maka mereka dibolehkan untuk menikah. Seandainya laki-laki dengan laki-laki, maka tidak mungkin sah pernikahan itu. Perbedaan yang muncul dari kehidupan berumah tangga tidak akan menjadi penghalang kelanggengan pernikahan, jika suami-istri berusaha saling memahami. Oleh karenanya, setiap suami atau istri harus berusaha untuk mempelajari kebiasaan-kebiasaan yang dilakukan oleh pasangannya. Dengan demikian akan muncul sikap maklum, berlapang dada, karena suami atau istri sudah saling memahami pasangannya.

Kedua, selalu bersabar. Seringkali suami atau istri tidak sabar dengan perilaku, perkataan, atau kebiasaan buruk yang dilakukan pasangannya. Mereka terlalu mudah tersulut emosi ketika ada tindakan yang mengecewakan dari pasangannya. Padahal untuk mengubah atau menghilangkan sesuatu membutuhkan proses dan waktu yang tidak sebentar. Bahkan bisa jadi kebiasaan yang tidak menyenangkan itu tidak bisa dihilangkan, hanya bisa dikurangi kadarnya. Itulah sebabnya, suami atau istri harus pandai bersabar, berlapang dada, dan banyak memaafkan pasangannya yang sering mengecewakannya.

Ketiga, setia. Ketika kesetiaan dihianati, maka kehancuran rumah tangga tinggal menunggu waktu. Kesetiaan merupakan faktor penting agar kelanggengan rumah tangga bertahan lama. Tanpa adanya kesetiaan, perjalanan rumah tangga hanya akan dihiasi percekcokan dan pertengkaran. Cintai pasangan Anda apa adanya. Jangan menuntut berlebih, karena Anda pun belum tentu sanggup jika terus menerus dituntut. Seringkali perselingkuhan terjadi karena suami atau istri menemukan orang yang lebih istimewa dibanding pasangannya. Pasangan Anda memang tidak sempurna, justru kehadiran Anda untuk menutupi kekurangannya. Sekalipun banyak kekurangan pada pasangan Anda, cobalah untuk menerimanya, dan jangan menghianati cintanya. Bisa jadi karena Anda berusaha menerima kekurangan-kekurangannya, maka Tuhan pun menggantinya dengan anak-keturunan yang istimewa. Kita sering melihat orang-orang kaya yang orang tuanya begitu miskin. Karena sabar menjalani kemiskinan itu, Tuhan pun menganugerahkan kelimpahan harta benda pada anak-keturunannya. Kita juga sering melihat orang-orang pintar yang orang tuanya berpendidikan rendah. Orang tua mereka berpendidikan rendah bukan karena malas, tapi karena sedari kecil harus menjadi tulang punggung ekonomi keluarga. Namun kesabaran menerima kekurangan, Tuhan anugerahkan kelimpahan ilmu pada anak-keturunannya. Pasangan Anda pasti memiliki kekurangan. Namun tetaplah bersabar, jangan terpancing untuk ‘melirik’ kelebihan yang ada pada orang lain, karena Tuhan kelak akan membalas kesabaran itu dengan ganjaran yang lebih baik.

Ketika dua insan memutuskan untuk menikah, maka terikat didalamnya suatu komitmen yang harus dipenuhi dan janji yang harus ditepati, dimana dua insan tersebut harus rela bersama-sama mengarungi samudera kehidupan, baik dikala kehidupan itu dipenuhi kesenangan atau saat diterpa badai. Tidak ada perahu pernikahan yang tak pernah merasakan terpaan badai kehidupan. Ada yang bertahan, ada pula yang karam. Pada yang bertahan itulah harusnya kita belajar, bukan dengan mengikuti yang karam. Perpisahan bukanlah sesuatu yang dilarang, namun terjadinya perpisahan tetap saja akan sangat menyakitkan.



Pic: http://aktualitas.com
Read More

Cara Mudah Rutin Solat Tahajud

Cara Mudah Rutin Solat Tahajud
Solat tahajud memiliki banyak keutamaan. Pada saat sepertiga malam terakhir itu Allah Ta’ala turun ke langit dunia untuk mendengarkan dan mengabulkan doa yang dipanjatkan hamba-hamba-Nya. Meskipun memiliki keutamaan yang luar biasa, namun tidak semua orang sanggup rutin mendirikan solat tahajud. Barangkali karena dilaksanakan pada akhir malam, saat dimana rasa kantuk begitu berat, maka membuat orang sulit untuk solat tahajud.

Solat tahajud minimal dikerjakan 2 rakaat setelah bangun tidur pada malam hari, sebelum azan subuh.

Berikut ini tips dan trik agar Anda bisa rutin solat tahajud.

Pertama, tidur lebih awal, jangan terlalu larut malam. Seringkali seseorang merasa berat dan sulit untuk bangun awal disebabkan ia tidur terlalu larut malam. Jika memang berniat untuk melakukan solat tahajud, maka tidurlah sebelum pukul 11 malam. Lakukan itu secara rutin. Jika sudah terbiasa bangun awal, maka tubuh secara otomatis akan terbangun sesuai rutinitas sehari-hari.

Kedua, jauhi kemaksiatan. Solat tahajud merupakan ibadah yang agung. Orang yang terbiasa mengerjakan solat tahajud setiap hari, disebabkan karena Allah berikan kemudahan kepadanya. Untuk mendapatkan pertolongan itu, maka dibutuhkan hati dan niat yang selalu bersih. Kemaksiatan adalah kegelapan, sehingga cahaya hidayah dan pertolongan dari Allah akan sulit turun pada hati yang gelap.  Betapa banyak orang-orang terhalang dari amalan soleh disebabkan kemaksiatannya. Satu kemaksiatan yang sengaja dikerjakan akan mengajak pada kemaksiatan yang lain, sehingga pelakunya akan sibuk dan terlalaikan dari amalan soleh.

Ketiga, awali tidur dengan doa. Mintalah pertolongan pada Allah, karena tiada daya dan upaya kecuali dengan kekuatan Allah. Doa menjadikan diri kita selalu merasa berserah diri dan merasa butuh pada Allah. Justru Allah membenci orang-orang yang tidak pernah berdoa pada-Nya. Mereka yang tidak pernah berdoa, seolah-olah merasa sanggup hidup tanpa campur tangan Allah. Jika kita selalu mengingat Allah, maka Allah pun akan senantiasa memudahkan kita untuk beribadah pada-Nya.

Keempat, jangan makan terlalu kenyang sebelum tidur. Lakukan makan malam sebelum magrib. Jika makan malam sebelum tidur dan terlalu malam, maka tubuh akan menjadi lemah serta beresiko menimbulkan kegemukan atau obesitas. Jadi makanlah beberapa jam sebelum tidur agar proses pencernaan dapat beristirahat di saat kita tidur serta tubuh kita akan merasa segar saat terbangun.

Para pemimpin dan tokoh besar muslim terdahulu dikenal sebagai orang yang rutin mengerjakan solat tahajud. Banyak juga dikisahkan cita-cita besar yang terwujud karena disebabkan doa-doa di akhir malam. Allah memberi balasan pahala yang besar pada orang yang solat tahajud, setara dengan tingkat kesulitan yang harus diupayakan seseorang untuk mengerjakan solat tahajud. Semakin berat suatu ibadah, maka Allah pasti memberikan ganjaran pahala yang besar pula.


Jika Anda memiliki cita-cita atau permintaan yang besar, berdoalah diakhir malam. Sampaikan permintaan Anda kepada Allah Yang Maha Besar. Bahkan jika Anda menghadapi masalah yang teramat sulit, mintalah kemudahan dan solusi pada-Nya. Begitu banyak orang-orang yang memiliki masalah justru memohon-mohon pertolongan pada orang lain, namun yang diperoleh justru kehinaan dan kekecewaan. Beda halnya jika ia menyampaikan kesulitannya pada Allah Yang Maha Besar, hatinya akan tenang dan lapang, serta hidupnya akan dianugerahi kemuliaan. Jadi berusahalah mulai saat ini untuk merutinkan solat tahajud untuk menggapai keridhoan-Nya.

Pic: http://3.bp.blogspot.com/
Read More

Begini Cara Menghadapi Kesedihan

Begini Cara Menghadapi Kesedihan
Ketika jatuh cinta terasa begitu bahagia, maka saat sakit hati akan terasa sangat menyedihkan. Namun kehidupan tidak ada yang seratus persen bahagia, sebagaimana tidak ada seseorang yang selama hidupnya 100% terus-menerus dilanda kesedihan. Bahagia dan kesedihan merupakan siklus kehidupan yang terus berganti. Semua orang siap merasakan kebahagiaan, bahkan selalu mengharapkannya. Namun tidak semua orang siap menghadapi kesedihan.

Berikut cara kita dalam menghadapi kesedihan.

Pertama, kenanglah kembali masa-masa Anda saat mengalami kebahagiaan. Bernostalgia dengan masa-masa Anda sedang bahagia akan membuat Anda sejenak melupakan kesedihan. Anda mengalami kesedihan disebabkan Anda selalu memikirkan kesedihan itu setiap saat. Namun selama Anda masih sadar, maka tidak mungkin Anda berhenti berpikir. Adanya proses berpikir merupakan tanda bahwa Anda masih hidup. Hanya ketika tidur maka manusia berhenti berpikir. Oleh karena tidak mungkin menghentikan proses berpikir ketika sadar, maka cobalah untuk memikirkan hal lain yang menjadikan Anda merasa bahagia. Jika Anda bersedih karena sedang ribut dengan pasangan Anda, maka cobalah kenang peristiwa lucu yang pernah terjadi. Setidaknya Anda akan tersenyum ketika mengenangnya.

Kedua, berinteraksi dengan orang-orang terdekat Anda. Umumnya seseorang merasakan kesedihan ketika ia sedang sendirian. Berinteraksi dengan orang-orang sekitar Anda akan sedikit mengobati kesedihan Anda dalam menghadapi kesedihan. Apalagi jika Anda berinteraksi dengan kumpulan orang-orang yang humoris, maka kesedihan terasa tidak lagi membebani.

Ketiga, curahkan kesedihan Anda pada orang yang tepat. Kesedihan yang terus dipendam seakan api dalam sekam yang sewaktu-waktu bisa meledak. Maksudnya, orang yang enggan mencurahkan masalahnya orang lain, biasanya ia akan larut dalam kesedihannya, sampai-sampai ia menjadi depresi kemudian bunuh diri. Berceritalah dengan teman, saudara, atau siapa saja yang Anda percaya. Yakinlah bahwa beban kesedihan akan berkurang jika Anda mencurahkan keluh kesah yang hinggap dalam pikiran. Bercerita akan melegakan dada dan melapangkan pikiran. Seakan-akan beban yang terlalu berat menjadi ringan karena telah ada tangan lain yang turut memikul.

Keempat, tidur. Sabar dan tidur adalah solusi mujarab bagi orang yang mengalami kesedihan. Dengan tidur, maka otak akan turut beristirahat, sehingga proses berpikir akan berhenti sejenak. Anda akan hanyut ke dalam alam mimpi. Namun jika Anda mengalami mimpi buruk, tentu kesedihan semakin mendera. Umumnya ketika seseorang sedang dilanda kesedihan akan sulit tidur pulas. Jangan paksakan diri dengan meminum obat tidur atau menenggak minuman keras karena hal tersebut akan menjadikan anda ketergantungan. Jangan mengobati suatu masalah dengan menambah masalah yang lain. Sesedih apapun Anda, jika tubuh sudah merasa lelah, pastilah akan terkantuk juga.


Kelima, bersabar. Bersabarlah karena kesedihan yang Anda alami tidak akan selamanya menemani kehidupan Anda. Akan tiba masa dimana kesedihan itu akan pergi. Waktu yang akan menjadikan kesedihan itu sirna dengan sendirinya. Sebagaimana siang dan malam yang selalu berganti seiring berputarnya bumi, begitupun dengan kesedihan akan berganti bahagia seiring hidup Anda yang terus berjalan. Terus jalani hidup Anda sebagaimana mestinya dan jangan terpaku pada kesedihan yang sedang mendera. Anda tidak mungkin mengubah kesedihan yang terlanjur terjadi di masa lalu, namun Anda punya kesempatan untuk menjadikan masa depan Anda lebih bahagia. Masa lalu adalah takdir yang sudah terpatri, dan masa depan adalah harapan cerah, tergantung pada bagaimana cara kita mempersiapkannya. 

Pic: https://andiktaufiq.files.wordpress.com
Read More