Wudhu, Penghapus Dosa

Wudhu, Penghapus Dosa
Wudhu, Penghapus Dosa

Wudhu bisa menggugurkan dosa ruas-ruas anggota tubuh.

Wudhu, sebuah amal yang kerap dianggap biasa, tetapi memiliki keutamaan yang amat besar. Wudhu kerap dimaknai hanya sebuah ritual membasuh anggota tubuh sebelum shalat. Padahal, maknanya jauh melebihi itu.

Wudhu mendapat tempat penting dalam kitab-kitab fikih. Biasanya ia diletakkan di awal pembahasan bersama dengan bahasan bersuci. Bersuci, khususnya wudhu, menjadi pembuka amaliah yang amat penting, yakni shalat. Tanpa bersuci, tidak akan sah shalat seorang muslim. Wudhu menjadi pembuka amal-amal lain yang terlihat lebih besar.

Makna wudhu secara spiritual juga amatlah membekas. Wudhu menjadi terminal seorang mukmin untuk membersihkan diri. Bersih baik secara fisik maupun suci secara batin. Basuhan air ke anggota tubuh saat berwudhu akan menghilangkan hadas. Basuhan yang sama juga akan menggugurkan dosa.

Siapakah makhluk yang bernama manusia yang berani mendeklarasikan diri bebas dari dosa? Hanya Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam yang memiliki sifat maksum. Selebihnya, termasuk kita, adalah gudangnya khilaf dan alpa. Dosa-dosa yang amat kotor jikalau ia tampak itu akan mengerak dalam hati. Menutup kalbu hingga hitam pekat. Sehingga, sebuah cahaya akan kesulitan menembus dindingnya.

Allah Ta’ala yang Maha Pengampun menyiapkan banyak sarana untuk mencuci dan membilas dosa-dosa kita agar tak makin legam. Wudhu adalah salah satu di antara sarana penyucian diri.

Adalah Amr bin Abasah yang bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dalam sebuah hadis riwayat Imam Muslim. “Wahai Rasulullah, beri tahukan aku tentang wudhu.”
Pertanyaan Amr ini akan menjadi sejarah sekaligus kabar gembira bagi umat. Kabar gembira karena jawaban sang nabi nantinya akan mengurai panjang keutamaan wudhu dalam menggugurkan dosa-dosa dalam tubuh.

“Tidaklah salah seorang dari kalian mendekati air wudhunya, kemudian berkumur-kumur, memasukkan air ke hidungnya lalu mengeluarkannya kembali, melainkan gugurlah dosa-dosa di (rongga) mulut dan rongga hidungnya bersama air wudhunya.” Kata Rasulullah.

“Kemudian (tidaklah) ia membasuh mukanya sebagaimana yang Allah perintahkan, melainkan gugurlah dosa-dosa wajahnya melalui ujung-ujung janggutnya bersama tetesan air wudhu.”

Lanjut Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, “Kemudian (tidaklah) ia membasuh kedua tangannya sampai ke siku, melainkan gugurlah dosa-dosa tangannya bersama air wudhu melalui jari-jari tangannya.”

“Kemudian (tidaklah) ia mengusap kepalanya, melainkan gugur dosa-dosa kepalanya bersama air melalui ujung-ujung rambutnya, kemudian (tidaklah) ia membasuh kedua kakinya, melainkan gugur dosa-dosa kakinya bersama air melalui ujung-ujung jari kakinya.”


Republika 15 April 2016
Read More

Tips Memilih Roti Sehat

Tips Memilih Roti Sehat
Tips Memilih Roti Sehat

1.       Secara kasat mata jika dilihat, roti yang tidak sehat warnanya putih bersih. Ini karena dia memakai pemutih atau di-bleaching. Roti yang bagus itu warnanya agak cokelat atau orange.

2.       Selain itu, roti yang bagus tiga-empat hari sudah buluk. Ini bagus, karena tanpa pengawet. Yang harus diwaspadai adalah roti yang masih awet setelah seminggu dalam suhu ruangan.

3.       Cara lain untuk mendeteksinya adalah dari aroma roti. Roti yang menggunakan pengawet, aromanya tidak sedap, jangan dibeli.


Republika 10 April 2016
Read More

Scanning Bantu Percepat Pengobatan Kanker

Scanning Bantu Percepat Pengobatan Kanker
Scanning Bantu Percepat Pengobatan Kanker

Scanning merupakan salah satu cara yang tepat guna mengetahui cara bekerja obat kanker. Para dokter umumnya melakukan scanning pada awal pengobatan pasien kanker baru.

Pada beberapa studi di Eropa, teknik scanning telah banyak diuji pada pasien kanker. Hasilnya, scanning terbukti dapat melacak kemajuan pasien setelah diobati, sekaligus memberikan perawatan yang butuhkan pasien dengan menganalisis efek obat tersebut di dalam tubuh mereka.

Scanning merupakan sebuah metode yang cenderung baru di dunia kedokteran, terutama bagi pasien kanker maupun tumor. Guna teknik ini tak lain untuk mengintervensi lebih cepat mengenai pengobatan yang dilakukan.

Jadi, scanning dapat mempercepat proses pengobatan. Sehingga, dokter tidak perlu terlalu lama menunggu reaksi dari obat yang diberikan dan tidak perlu menunggu apakah tumor atau kanker menyusut atau tidak.

Scanning bekerja pada saat dokter menyuntik pasien dengan glukosa atau pyruvate. Sebelumnya, pyruvate itu dibeli label dengan bentuk nonradioaktif karbon atau C 13. Label ini berfungsi untuk memudahkan mesin MRI mendeteksi tumor atau kanker tersebut. Lalu, perjalanan pyruvate tersebut dilaak ke seluruh tubuh pasien.

Dalam MRI yang sudah di scanner, dokter nantinya bisa melihat seberapa cepat intervensi pyruvate  yang telah dipecah oleh sel-sel kanker. Sekaligus dapat membantu dokter dalam mendeteksi sel kanker yang sudah mati maupun yang masih aktif. Dengan menggunakan metode ini, dokter sekaligus dapat memantau efektivitas obat yang diberikannya kepada pasien.

Republika 13 April 2016


Read More

Roti yang Tidak Aman

Roti yang Tidak Aman
Roti yang Tidak Aman

Jenis roti di Indonesia hanya ada dua, roti tawar dan manis. Pada dasarnya roti tawar ditambahkan paling tidak 20 persen bahan macam-macam, boleh pakai apa saja. Misalnya tambahkan bekatul, raisin, keju, tuna, nori, smoked beef, walnut, sehingga roti jadi lebih enak. Agar lebih menyehatkan, roti bisa diisi dengan berbagai macam, dengan rendang sekalipun.

Dalam roti tawar, masih ada 8 sampai 10 persen gula. Gula boleh diganti madu, gula merah atau apa pun yang penting manis. Jumlahnya berapa banyak? Lakukan eksperimen sampai mendapatkan rasa yang enak.

Bagaimana dengan roti yang empuk ada juga keras? Untuk keras dan empuk roti itu tergantung bahan tambahan yang dipakai.

Hampir semua roti yang di pabrik atau kedai roti besar menambahkan bahan pengawet. Dengan begitu, banyak roti yang tidak sehat. Padahal, peraturan dalam membuat roti sehat adalah tanpa bahan pengawet, tidak mengandung zat aditif yang berlebihan dan berbahaya, diolah secara higienis dan komposisi gizi yang seimbang. Hal ini karena persaingan bisnis, misalnya gula diganti pemanis. Sebab, gula mahal, pemanis sedikit saja sudah terasa manis.

Tahukah Anda? Roti yang masih bagus jika dibiarkan selama seminggu, itu sebenarnya berbahaya. Itu berarti si pengawet sudah pasti menaikkan dosis pengawet.

Roti bisa lebih awet bila disimpan di freezer asalkan dilapisi alumunium foil atau menggunakan container. Penyimpanan seperti ini memungkinkan roti tahan berbulan-bulan. Jika ingin dipakai lagi, ambil secukupnya, biarkan sebentar. Jika dibungkus dengan baik dan tidak bocor, roti tidak akan keras. Kalau terbuka dimasukkan ke dalam freezer akan mengalami dehidrasi karena air dalam roti keluar.

Produsen roti berlomba-lomba untuk mendapatkan keuntungan besar. Perihal roti sehat atau tidak, bukan jadi pertimbangan mereka. Yang lebih baik adalah roti home made, atau bikin sendiri.

Roti yang sehat adalah yang berbahan alami, segar dan tanpa pengawet. Roti hanya tahan tiga hari, bila lebih dari itu seharusnya menjadi tanda Tanya. Roti akan lebih awet jika divakum, disimpan dalam kotak kedap udara.

Agar lebih menyebatkan, disarankan agar mengonsumsi roti ditambah dengan protein, serat, vitamin dan mineral lainnya. Misalnya sarapan pagi, roti bisa diisi sayur tomat, timun atau makan roti dengan omelet pakai bayam. Sebenarnya roti saja sudah sehat, karena sudah difortifikasi. Namun setiap kali makan harus lengkap gizinya.



Republika 10 April 2016


Read More

Perhatikan Tumbuh Kembang Otak Si Kecil

Perhatikan Tumbuh Kembang Otak Si Kecil
Perhatikan Tumbuh Kembang Otak Si Kecil

Parameter penting si kecil, pertumbuhan fisik anak, anak mencapai tiga kali berat lahirnya di usia 1 tahun dan tingginya mencapai 50 persen tinggi dewasanya pada usia dua tahun. Untuk pertumbuhan fisik, nutrisi yang dibutuhkan adalah protein.

Protein merupakan komponen esensial dalam pertumbuhan dan perkembangan anak. Selain itu, juga diperlukan kalsium yang berperan dalam pembentukan dan mempertahankan kepadatan tulang dan gigi.

Sementara usia dua tahun ukuran otak anak sudah mencapai 80 persen berat otak dewasanya. Untuk itu dibutuhkan nutrisi untuk perkembangan otaknya. Di antaranya adalah minyak ikan sebagai sumber DHA, omega 3, dan omega 6.

Untuk mendukung masa eksplorasi si kecil yang menginjak 1 tahun, asupan gizi yang seimbang dan sesuai tahapan usia sangat dibutuhkan untuk tumbuh kembang optimal. Hal ini antara lain dapat dicapai dengan mengikuti piramida makanan. Oleh karena itu, untuk memastikan gizi dapat diserap baik oleh tubuh, maka kesehatan saluran cerna perlu dijaga. Kesehatan pencernaan penting jadi perhatian karena fungsinya untuk mengolah gizi selain perannya sebagai organ imunitas terbesar.

Tantangan bagi anak-anak di Indonesia adalah penyakit infeksi, seperti ISPA, diare dan lainnya. Karena itu, berikan nutrisi perlindungan sebagai fundamental tumbuh kembang si kecil yang optimal.

Nutrisi untuk perlindungan, nutrisi untuk kesehatan saluran cerna. Serat pangan, misalnya inulin, bakteri baik, strain spesifik, vitamin A, C, E, juga mineral selenium dan zink. Sebanyak 80 persen sistem daya tahan tubuh terdapat di saluran cerna. Kolonisasi bakteri baik penting untuk pematangan sistem daya tahan tubuh di saluran cerna.

Republika 10 April 2016


Read More

Optimalkan Nutrisi Anak Alergi Susu

Optimalkan Nutrisi Anak Alergi Susu
Optimalkan Nutrisi Anak Alergi Susu

Para ibu dengan anak yang mengalami alergi tentu merasa khawatir akan keadaan kesehatan anaknya. Apalagi, pada anak yang alergi terhadap protein susu sapi. Padahal, susu merupakan salah satu sumber gizi yang dibutuhkan setiap anak agar dapat tumbuh dan berkembang dengan optimal.

Susu sapi tidak dapat ditoleransi oleh anak-anak dengan risiko alergi tersebut. Anak yang alergi protein susu sapi akan memberikan reaksi abnormal terhadap asupan nutrisi yang di kandung susu sapi. Pada awal kehidupan, asupan nutrisi terbaik bagi anak-anak adalah ASI dari ibu yang mungkin mengonsumsi protein susu sapi guna mencukupi kebutuhan ASI-nya.

Dihimbau agar dilakukan intervensi yang tepat bagi anak-anak dengan kondisi alergi tersebut. Tujuannya, agar anak terhindar dari allergen pemicu, namun tetap memperoleh nutrisi yang dibutuhkan untuk mendukung tumbuh kembang yang optimal.

Pemberian nutrisi terhadap anak penderita alergi protein susu sapi, di antaranya dengan memberikan protein terhidrolisis parsial. Meskipun cukup asing bagi masyarakat, hal ini sedikit banyak dapat membantu anak yang alergi agar tetap mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan.

Protein terhidrolisis parsial adalah sebuah hasil dari teknologi yang memotong panjang rantai protein menjadi lebih pendek. Selain itu, teknologi ini juga akan memperkecil ukuran massa molekul protein sehingga nantinya protein akan lebih mudah dicerna dan diterima oleh anak.

Alternatif lainnya, bagi anak yang alergi protein susu sapi, dapat diberikan isolate protein kedelai. Orang tua diimbau agar tidak terlalu khawatir dalam memberikan protein susu kedelai pada anaknya. 

Soalnya, berdasar beberapa penelitian, protein susu kedelai terbukti dapat memenuhi kebutuhan gizi harian anak. Secara keseluruhan, anak yang mengonsumsi susu kedelai tidak berbeda secara signifikan dengan anak-anak yang mengonsumsi protein susu sapi.


Republika 6 April 2016
Read More

Operasi Lasik

Operasi Lasik
Operasi Lasik

Screening ketat sebelum lasik penting dilakukan untuk memperkecil risikonya.

Siapa yang tak ingin melihat semua pemandangan dengan jelas, nyata, serta tak dibayangi berbagai gangguan pandangan mata? Tentu semua orang ingin seperti itu dan tidak tergantung pada kacamata atau lensa kontak. Salah satu cara terkini yang banyak dilakukan untuk itu adalah dengan lasik.

Lasik adalah salah satu prosedur tindakan pada mata untuk menghilangkan kebutuhan pasien terhadap ketergantungan kacamata. Tindakan yang dilakukan, yakni dengan cara mengubah bentuk kelengkungan kornea (lapisan bening yang terletak di bagian paling depan dari mata kita).

Lasik masih menjadi operasi yang termasuk menunjang gaya hidup karena tujuannya memperbaiki gangguan tajam penglihatan agar pengidapnya terbebas dari penggunaan kacamata atau lensa kontak.

Lasik biasanya dilakukan pada mereka yang menderita mata minus, silinder, maupun plus. Lasik bisa diterapkan pada orang dengan mata plus satu sampai empat dioptric, minus 0,5 sampai 14 dioptri, dan silindri 0,5 sampai 5 dioptri. Dengan dilasik, mereka bisa mendapatkan tajam penglihatan yang optimal tanpa kacamata.

Syarat untuk dilasik bukan hanya memiliki dana yang cukup, melainkan juga dokter bedah lasih baru akan memberi lampu hijau jika pasiennya lolos screening. Pemeriksaan pendahuluan yang ketat harus ditegakkan untuk melindungi pasien dari risiko lasik.

Pasien lasik tidak boleh dalam keadaan hamil, tidak ada riwayat autoimun, berusia 18 tahun ke atas, tidak katarak, tidak ada jaringan parut pada mata, serta ukuran kacamata stabil dan tidak ada perubahan mencolok dalam enam bulan sampai setahun terakhir.

Untuk operasi lasik, ketebalan kornea pasien harus cukup, mengingat lasik bertujuan untuk membuat kornea lebih tipis agar kelainan refraksi dihilangkan. Ketebalan kornea akan diukur dengan alat khusus sebelum prosedur lasik dilakukan.

Biasanya dokter memberikan tetes mata agar mata pasien bebas nyeri. Barulah dimulai membuat flap (lapisan) dan dibuka dan kornea dilaser untuk membuat korne lebih tipis dan mengubah bentuk kornea yang berperan sebagai media refraksi.

Begitu penyinaran selesai, flap korne akan dikembalikan ke posisi semula. Bagian tersebut akan melekat dengan sendirinya tanpa perlu dijahit. Setelah dilasik, orang bisa langsung beraktivitas normal. Mata akan terasa berair, namun tak boleh kena air agar tidak terinfeksi.

Normal saja kalau awalnya terasa gatal, tetapi jangan dikucek.

Namun sebaik-baik tindakan penyembuhan yang dilakukan dokter maupun alat teknologi terkini, yang lebih penting adalah tindakan pencegahan. Disarankan agar tidak bersinggungan terlalu lama di depan gadget lebih dari enam jam tanpa istirahat. Selain itu, perbanyak juga konsumsi makanan yang kaya vitamin A.


Republika 13 April 2016
Read More

Mushaf Utsmani, Kumpulan Ayat-Ayat Allah Ta’ala

Mushaf Utsmani, Kumpulan Ayat-Ayat Allah Ta’ala
Mushaf Utsmani, Kumpulan Ayat-Ayat Allah Ta’ala

Setelah Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam wafat, Al-Quran hanya berada di dada-dada kaum muslimin. Ada juga yang ditulis di pelepah-pelepah daun kurma, batu putih yang tipis dan halus, dan lain-lain. Keadaan tersebut membuat kaum muslimin membaca Al-Quran dengan dialek yang berbeda.

Mungkin tidak setiap muslim mengetahui bahwa Al-Quran yang banyak dibaca saat ini, dulunya berasal dari ayat-ayat Al-Quran yang berserakan. Namun, akhirnya lembaran ayat-ayat yang berserakan tersebut dikumpulkan pada masa Khalifah Utsman bin Affan, yang kemudian disebut dengan mushaf Utsmani.

Istilah mushaf Utsmani sudah tidak asing lagi di telinga umat Islam. Istilah mushaf dibentuk dari kata ‘shahifah’, yaitu bentuk jamak dari kata ‘shaha’if’, ‘shuhuf’. Menurut Al-Jauhari dalam kitab Ash-Shihah fi Al-Lughah, shahifah berarti al-kitab. Secara bahasa, shahifah bisa diartikan sebagai lembaran-lembaran tulisan.

Mushaf Utsmani adalah mushaf dari ayat-ayat Allah Ta’ala yang dikumpulkan kaum muslimin pada zaman Khalifah Utsman bin Affan. Mushaf Al-Quran tersebut dibakukan penulisannya pada tahun 25 Hijriyah.

Pada masa kekuasaan Khalifah Utsman bin Affan, mushaf masih gundul, tidak berharakat atau tidak terdapat tanda baca. Untuk menghindarkan dari kesalahan baca, lalu ahli bahasa, Abu Al Aswad Zalim bin Sufyan Ad-Dhua’ali merumuskan tanda harakat dan titik atas perintah Khalifah Ali bin Abi Thalib.

Dalam hal bacaan, orang-orang yang mula-mula menaruh perhatian terhadap kemungkinan pertikaian yang terjadi di kalangan masyarakat Islam adalah Huzaifah bin Yaman. Keadaan tersebut kemudian disampaikan kepada Khalifah Utsman agar mendapatkan penyelesaian. Langkah awal yang dilakukan Khalifah Utsman adalah meminta kumpulan naskah Al-Quran yang disimpan Hafsah binti Umar, yaitu kumpulan tulisan yang berserakan pada zaman pemerintahan Abu Bakar.

Khalifah Utsman kemudian membentuk suatu badan atau panitia yang diketuai Zaid bin Sabit, sedangkan anggotanya adalah Abdullah bin Zubair dan Abdurrahman bin Haris. Tugas yang harus dilaksanakan oleh tim tersebut adalah membukukan lembaran-lembaran yang lepas dengan cara menyalin ulang ayat-ayat AlQuran ke dalam sebuah buku yang disebut mushaf.

Dalam pelaksanaannya, Khalifah Utsman mengintruksikan agar penyalinan tersebut harus berpedoman kepada bacaan mereka yang menghafalkan Al-Quran. Seandainya terdapat perbedaan dalam pembacaan, yang ditulis adalah yang berdialek Quraisy. Sebab, Al-Quran diturunkan dalam bahasa Quraisy. Bahasa Quraisy merupakan bahasa yang paling mulia, bahasa yang digunakan 
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, bahasa yang paling tinggi kedudukan tata bahasanya.

Salinan kumpulan Al-Quran yang dikenal dengan Al-Mushaf, oleh panitia tersebut diperbanyak sebanyak lima buah. Empat naskah dibawa ke Makkah, Suriah, Basrah, dan Kufah. Sementara, satu naskah lagi tetap berada di Madinah yang disebut mushaf Al-Imam.

Tujuan awal pengumpulan Al-Quran tersebut, yaitu untuk mempersatukan semua umat Islam yang sempat terpecah belah karena adanya perbedaan dalam pembacaan Al-Quran. Khalifah Utsman juga memerintahkan kepada semua gubernurnya untuk segera menghancurkan semua mushaf yang ada ditengah-tengah masyarakat dan digantikan dnegan mushaf yang kini disebut mushaf Utsmani tersebut.

Sejak saat itu, kaum muslim bersatu di atas satu mushaf Utsmani. Mushaf Utsmani dirumuskan dengan nukilan yang mutawatir, sehingga tidak ada perbedaan atau perselisihan sedikit pun dalam nukilan tersebut. Mushaf Al-Quran yang disebut sebagai mushaf Utsmani akan tetap terpelihara  di atas pemeliharaan Allah Ta’ala sampai hari kiamat.


Republika 15 April 2016
Read More

Muhammad Abduh

Muhammad Abduh
Muhammad Abduh, Tokoh Pergerakan dan Pendidikan Mesir

Tak berlebihan menyebut tokoh yang lahir di pedusunan daerah Delta Nil, Mesir, pada 1849 ini sebagai pemikir dan pendidik Islam yang berpengaruh pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20.

Setelah menuntaskan pendidikan tingginya di salah satu kampus Islam tertua, Al-Azhar, ia benar-benar mengabdikan dirinya dalam dunia pendidikan.

Pada 1878 M, atas usaha perdana menteri Mesir, Riyadl pasya, ia diangkat menjadi dosen Universitas Dar Al-Ulum, disamping kesibukannya mengajar di Al-Azhar.

Untuk pertama kalinya ia mengajar di Al-Azhar mata kuliah ilmu mantiq (logika) serta ilmu kalam (teologi), serta mengajar ilmu-ilmu bahasa Arab.

Akibat keaktifannya memperlemah peran Barat atas Mesir, Abduh diasingkan dan harus meninggalkan tempatnya mengajar. Pada 1885 M, Abduh sampai ke Beirut dan menetap dalam beberapa tahun di ibu kota Lebanon itu.

Selama menetap di tempat pengasingan, ia tak meninggalkan kegemaran dan panggilan jiwanya mengajar. Ia mengabdi di Perguruan Sultaniyah.

Rumahnya yang ada di Beirut juga dijadikan tempat mengajar dari berbagai keyakinan, mulai dari Islam, Kristen, dan Druze.

Selain itu, di Beirut, Abduh juga mendirikan suatu organisasi yang bertujuan untuk menggalang kerukunan antarumat beragama. Organisasi ini telah membuahkan hasil-hasil positif.

Ini terbukti dengan dimuatnya artikel-artikel yang sifatnya menonjolkan ajaran-ajaran Islam secara objektif pada media massa di Inggris. Padahal, ketika itu jarang sekali dijumpai hal serupa di media Barat.

Namun, organisasi ini dan aktivitas anggotanya dinilai oleh penguasa Turki di Beirut mempunyai tujuan-tujuan politik. Karenanya, penguasa tersebut mengusulkan kepada Pemerintah Mesir untuk mencabut hukuman pengasingannya agar ia segera kembali ke Mesir.

Akhirnya, pada 1888 Abduh kembali ke tanah airnya di Mesir. Namun, Pemerintah Mesir tidak mengizinkannya untuk mengajar. Mesir menunjuk Abduh sebagai hakim di pengadilan daerah Banha.
Beberapa kali Abduh dipindahkan dari satu daerah ke daerah lain dalam kedudukan yang sama. Pada 1894, Abduh diangkat menjadi anggota dewan administrasi Al-Azhar.

Ia membawa perubahan dan perbaikan ke dalam tubuh Al-Azhar. Ia mengusulkan perubahan sistem pengadilan agama dan melanjutkan perjuangannya memperbarui pendidikan, pengajaran, kesejahteraan guru, dan administrasi Al-Azhar.

Puncakna pada 1899, Abduh diangkat menjadi mufti besar Mesir. Kedudukan tinggi tersebut tetap ia pegang hingga ajal menjemputnya pada 1905.

Republika 10 April 2016


Read More

Minuman Tak Sekadar Pelepas Dahaga

Minuman Tak Sekadar Pelepas Dahaga
Minuman Tak Sekadar Pelepas Dahaga

Air merupakan zat yang sangat dibutuhkan seluruh makhluk hidup yang ada di bumi. Keberadaannya sangat penting guna menopang kehidupan, terutama bagi tubuh manusia. Sebagian besar tubuh kita terdiri dari air atau cairan. Jika tubuh kekurangan cairan, tentu akan menyebabkan kita terkena dehidrasi.

Dehidrasi dibedakan menjadi tiga tipe, yakni hipertonik, isotonic, dan hipotonik. Hipertonik berarti air yang hilang lebih banyak daripada kadar elektrolit sehingga kadar Na tinggi.

Pada isotonic, air dan Na yang hilang jumlahnya sama. Sedangkan hipotonik, Na yang hilang lebih banyak daripada air. Secara umum, minuman pun bisa dibagi menjadi air biasa, minuman hipotonik, minuman isotonic, dan minuman hipertonik. Minuman hipotonik mengandung Na dan karbohidrat rendah, yakni hanya sekitar 2-3 persen.

Konsentrasi minuman isotonic sama dengan tubuh serta diformulasikan secara khusus dengan kadar ion yang sudah ditentukan. Sementara, minuman hipertonik mengandung konsentrasi substansi tinggi. Kandungan karbohidratnya pun relative tinggi, yakni sebesar 10 persen.

Minuman hipotonik berfungsi mengganti cairan yang keluar lewat keringat, tanpa menambah karbohidrat dan bisa dikonsumsi saat berolahraga karena cepat diserap usus. Seperti minuman hipotonik, minuman isotonic juga cepat menggantikan keringat. Bedanya, minuman isotonic juga menggantikan elektrolit dan memberikan asupan karbohidrat. Cocok untuk kebutuhan aktivitas sehari-hari yang padat.

Minuman hipertonik baik sebagai minuman berenergi yang cocok bagi yang berolahraga berat atau mengeluarkan banyak energi. Namun, minuman jenis ini tidak dapat digunakan untuk rehidrasi. 

Soalnya, konsentrasi substansinya tinggi sehingga pengosongan lambung dan penyerapan air berjalan lambat. Cairan tubuh menjadi hipertonik dan pekat sehingga malah memperberat dehidrasi.

Setiap minuman siap minum harus memiliki tujuh macam manfaat ion bagi tubuh. Selain dapat meredakan rasa haus, hal ini juga dilakukan guna mendapatkan minuman dengan pelengkap gizi seimbang.


Republika  5 April 2016
Read More

Menjaga Kebersihan Genetalia Pria

Menjaga Kebersihan Genetalia Pria
Menjaga Kebersihan Genetalia Pria

Pentingnya menjaga kebersihan genetalia dari smegma agar terhindar dari infeksi.

Kebersihan pangkal kesehatan. Kiranya pribahasa itu cocok bagi kita semua dalam menjaga kebersihan dan kesehatan di sekitar. Kebersihan dan kesehatan ini berlaku tidak hanya bagi lingkungan, tapi juga bagi anggota tubuh kita, termasuk kebersihan dan kesehatan daerah genitalia atau daerah kelamin.

Khusus untuk pria, menjaga kebersihan di daerah genetalia ternyata dapat mencegah iritasi, infeksi, hingga terjadinya kanker pada genitalia pria. Untuk menjaga kebersihan daerah tersebut, ternyata juga tidak perlu menggunakan pembersih khusus. Sebab, yang terpenting adalah supaya zat bertekstur seperti krim bisa menumpuk di bawah kulit kulup.

Pada gentalia pria yang tidak disunat, smegma biasanya terbentuk di kepala alat kemaluan pria dan dibalik kulup. Sedangkan, pada wanita terdapat smegma di sekitar labium minora.

Daerah genitalia umumnya merupakan daerah tertutup yang sangat kita lindungi dari dunia luar. Karena itu, daerah genitalia jarang terkena kotoran dari luar. Namun daerah genitalia menghasilkan smegma yang sering kita anggap sebagai kotoran.

Smegma ini terbentuk dari sel-sel kulit yang sudah mati. Jika sering dibersihkan, smegma akan berwarna jernih dan tidak terlihat. Namun, jika dibiarkan, smegma dapat menumpuk dan bercampur dengan keringat dan minyak yang diproduksi oleh kelenjar minyak di kulit. Sehingga, smegma tampak seperti krim berwarna putih atau kekuningan.

Penting untuk menjaga kebersihan smegma karena jika dibiarkan, smegma dapat menjadi tempat berkembang biaknya bakteri. Bahkan, dapat menimbulkan bau tidak sedap dari daerah genetalia karena pemecahan minyak oleh bakteri. Hal ini dapat meningkatkan risiko terjadinya infeksi.

Smegma sebenarnya tidak berbahaya karena fungsinya sebagai pelumas untuk daerah genital. Pada pria yang tidak disunat, smegma membantu agar kulup dapat bergerak maju mundur dari kepala alat kemaluan pria tanpa iritasi.

Namun, smegma yang menumpuk dapat menimbulkan masalah di kemudian hari. Pada pria, penumpukkan smegma dapat menyebabkan perlengketan antara kulup dan kepala alat kemaluan pria. Akibatnya, kemaluan pria terasa sakit saat terjadi ereksi. Pada wanita, nyeri yang sama terjadi jika terjadi perlengketan akibat penumpukkan smegma di area genital dalamnya.

Penumpukan smegma pada pria dapat menimbulkan balanitis, yaitu peradangan pada kepala alat kemaluan pria. Tandanya adalah keluarnya cairan berbau tidak sedap dari alat kemaluan pria.

Balanitis cukup sering dijumpai, bahkan menjadi penyebab datangnya satu dari 10 pria yang berkunjung ke klinik kesehatan seksual. Dahulu, smegma yang jarang dibersihkan diduga dapat menyebabkan terjadinya kanker pada alat kemaluan pria.

Namun, hal ini terbantahkan oleh sejumlah penelitian. Studi menunjukkan, risiko terjadinya kanker alat kemaluan pria dapat meningkat secara tidak langsung akibat penumpukkan smegma, yaitu melalui iritasi yang mungkin terjadi pada kulup dan kepala alat kemaluan pria.

Untuk mencegah semua itu, dihimbau agar para pria rajin membersihkan smegma secara rutin. Caranya adalah dengan membasuh daerah kelamin dengan menggunakan air hangat sedikitnya sekali sehari, terutama pada laki-laki yang tidak disunat.

Penggunaan sabun atau cairan pembersih yang berbau tajam, deodorant, atau produk lain untuk mencuci daerah kelamin tidak dianjurkan karena dapat menimbulkan iritasi. Selain itu, untuk mempermudah pembersihan smegma, salah satu cara yang penting dilakukan adalah penyunatan.


Republika 6 April 2016
Read More

Mengembalikan Kualitas Hidup Pasien Epilepsi

Mengembalikan Kualitas Hidup Pasien Epilepsi
Mengembalikan Kualitas Hidup Pasien Epilepsi

Penyakit neurologi menahun ini dapat terjadi pada semua orang tanpa batasan usia.

Di dunia yang serba modern saat ini, masih banyak masyarakat yang menganggap penderita epilepsy tidak dapat memasuki dunia profesional dengan baik, termasuk mengerjakan pekerjaannya di kantor. Sering kali pasien epilepsy pun masih mendapat perlakukan kurang baik dan dikucilkan.

Padahal, orang dengan epilepsy atau ODE ternyata masih dapat menjalani hidup yang sehat dan produktif layaknya orang normal. Tentunya apabila mereka mendapat dukungan dalam mengelola penyakit yang diderita, baik melalui pengobatan maupun dukungan moral.

Pasien epilepsy membutuhkan dukungan moral dari keluarga serta orang-orang yang dicintai agar dapat menjalankan hidup dengan pikiran positif.

Mereka sering kali harus memilih profesi khusus dan fokus pada area kerja spesifik sejak dini. Di sinilah peran keluarga, guna membantu mereka mengenali dan mengembangkan potensi diri.

Epilepsi merupakan suatu penyakit neurologi menahun yang dapat terjadi pada semua orang tanpa batasan usia, jenis kelamin, ras, ataupun status sosial-ekonomi.

Serangan epilepsy mengakibatkan aktivitas fisik abnormal di dalam otak. Sering kali serangannya mengakibatkan kejang atau bentuk lain, seperti perubahan tingkah laku, perubahan kesadaran, dan perubahan lainnya. Serangan ini dapat disebabkan oleh kerusakan jaringan.

Kerusakan jaringan ini, misalnya, tumor otak, cedera kepala, atau akibat gejala sisa dari suatu penyakit seperti infeksi otak, gangguan pembuluh darah, cacat lahir, kelainan genetic. Sementara lainnya tidak diketahui penyebabnya.

Penyakit ini berdampak pada pasien juga keluarganya. Bagi ODE, yang ditakutkan adalah kekambuhan mendadak yang berisiko menimbulkan cedera fisik. Keluarga juga harus memperhatikan hal-hal lain yang dapat dilakukan untuk menghindari terjadinya kekambuhan. Penting untuk teratur mengonsumsi obat, tidur yang cukup, makan teratur, menghindari aktivitas fisik berlebihan serta menghindari stress.

Jika pasien kerap mengalami kekambuhan, dikhawatirkan akan menimbulkan hambatan sosial, seperti dikucilkan, kesulitan mendapat pekerjaan, hingga takut untuk menikah. Akibat yang lebih lanjut lainnya dapat menimbulkan dapat psikologis, seperti kecemasa berlebih hingga depresi.
ODE berhak hidup dengan layak seperti orang normal. Namun, mereka harus tetap berkomitmen untuk selalu hidup sehat.

Saat tidak mengalami kejang atau kekambuhan ODE layaknya orang normal pada umumnya. Keterbatasan mereka yang sering ditemukan adalah mereka kerap mengalami kesulitan berpikir dan mengingat. Inilah yang menyebabkan mereka menjadi terhambat dalam proses belajar dan bekerja.

Ada beberapa hal yang dapat dilakukan ODE guna menghadapi hambatan yang timbul, seperti rutin mengonsumsi obat, belajar hidup bersahabat dengan epilepsy, dan mulai menerima diri sebagai ODE.

Emosi yang positif juga akan membantu mereka memahami kelebihan keterbatasan yang ada dalam diri mereka. Keterbatasan ini justru membantu mereka untuk lebih mudah menggali potensi diri atau pekerjaan yang akan dijalaninya.

Epilepsi bisa dikontrol dengan baik. Fakta ODE banyak juga pasien yang berprestasi. Mereka juga harus berani membuka diri dengan orang di sekitar sehingga otomatis juga mengundang masyarakat lain untuk peduli dengan ODE di sekitarnya.


Republika 5 April 2016
Read More

Membuat Roti Lebih Sehat

Membuat Roti Lebih Sehat
Membuat Roti Lebih Sehat

Hampir semua roti yang di pabrik atau kedai roti besar menambahkan bahan pengawet.
Walaupun sebenarnya bukanlah produk asli budaya Indonesia, tapi roti sangat diminati di negeri ini. Ini terlihat dari maraknya kedai roti di Indonesia. Berbagai kalangan menyukai roti. Tua-muda, kaya-miskin, semua suka. Apalagi anak-anak.

Asal mula roti sebenarnya dari bangsa Mesir Kuno. Cara membuatnya pun masih primitive, yaitu tepung, air, dan adonan ragi dicampur lalu diinjak-injak oleh para budak. Kemudian dibakar dalam tungku kuno berbentuk kerucut. Lama-kelamaan mereka mengetahui cara lain untuk menikmatinya. 

Mereka menumbuk dan melumatnya bersama air sehingga membentuk pasta. Pasta yang dimasak di atas api kemudian mengeras dan lebih tahan lama.

Bangsa Yunani lalu mengambil teknologi pembuatan roti dari Mesir. Teknologi ini kemudian menyebar ke seluruh Eropa. Jadi, 20 ribu tahun lalu zaman masih primitive, mereka menemukan gandum, mareka makan kok rasanya manis, enak ,dan mengenyangkan lalu mereka ambil lagi tanaman itu. Lama kelamaan mereka mengambil benih, tanam, karena jumlahnya banyak, diulek-ulek di batu, lalu dimakan, sisanya dua tiga hari kemudian mengembang dan kering. Itu asal muasal roti.
 Di Indonesia sendiri, tidak ada budaya roti. Karena itu, tidak ada yang namanya roti Indonesia. 

Orang Indonesia belum berani membuat roti Indonesia seperti Jepang, Cina, Taiwan, dan India.

Empat bahan utama

Dalam pembuatan roti, ada empat hal penting yang harus diperhatikan, yaitu bahan-bahan, metode pembuatan, alat-alat, dan keahlian.

Untuk bahan, dalam pembuatan roti, sebenarnya hanya dibutuhkan empat bahan utama, yaitu tepung terigu, air, garam, dan ragi. Begitu pula saat ini. Roti tetap dibuat dengan empat bahan utama tersebut.

Pertama, tepung terigu, dalam membuat roti harus menggunakan tepung terigu yang tepat. Misalnya gunakan tepung terigu dengan kadar gluten yang tinggi. Kandungan gluten protein yang tinggi itu akan membentuk adonan yang elastis selama proses pengadukan. Gluten berfungsi untuk menahan gas keluar saat proses fermentasi sehingga roti akan mengembang dan teksturnya empuk. Salah pilih tepung, salah rotinya. Tidak ada tepung, tidak ada roti.

Yang kedua, garam. Selain memberi rasa asin, garam juga berfungsi sebagai bahan penetral dan meningkatkan cita rasa, menambah daya tarik adonan serta mempertinggi daya elastisitas roti. Selain itu garam juga dapat menstabilkan adonan sehingga disebut bahan stabilisator fermentasi.

Yang ketiga, air. Berfungsi sebagai bahan pembentuk gluten, mengontrol kepadatan adonan dan mencampur bahan-bahan lain agar tercampur rata. Penggunaan air hanya 60 persen dari semua bahan dalam pembuatan roti.

Bahan terakhir, ragi. Ragi ini merupakan makhluk hidup yang berguna untuk membuat roti mengembang juga menambah aroma. Ragi bisa ditemukan di alam bebas. Ragi mengubah karbohidrat dan gula menjadi gas  karbondioksida dan alkohol dalam bentuk etanol yang dapat mengembangkan adonan dan memberikan aroma harum khas roti.

Ragi dibagi tiga, ragi kering, basah, dan instan. Yang umumnya digunakan untuk membuat roti kini adalah ragi instan.


Republika 10 April 2016
Read More

Jangan Telantarkan Ayah dan Ibu

Jangan Telantarkan Ayah dan Ibu
Jangan Telantarkan Ayah dan Ibu

Ridha Allah tergantung pada ridha orang tua.

Dalam sudut pandang Islam, menelantarkan orang tua merupakan satu kerugian besar bagi anak. Berbakti kepada orang tua merupakan salah satu amal terbaik setelah keimanan. Perkara ini disebutkan dalam Al-Quran dan hadis setelah beriman kepada Allah.

Bakti kepada orang tua juga menjadi jalan menuju surga. Ini disebutkan dalam berbagai hadis. Salah satunya diriwayatkan oleh An-Nasai, “Dari Muawiyah bin Jahimah As-Salami pernah datang menemui Nabi, lalu berkata, Wahai Rasulullah, aku ingin pergi berjihad, dan sungguh aku datang kepadamu untuk meminta pendapatmu. Beliau bersabda, ‘Apakah engkau masih mempunyai ibu?’ Ia menjawab, ‘Ya, masih.’ Beliau bersabda lagi, ‘Hendaklah engkau tetap berbakti kepadanya, karena sesungguhnya surga itu di bawah kedua kakinya.’”

Fenomena penelantaran orang tua menunjukkan perkembangan zaman yang mendorong manusia menjadi lebih hedonis dan materialistis. Dalam masa ini, orang tua dipandang sebagai beban bagi anak. Tak heran, anak kemudian menelantarkan orang tua.

Menelantarkan orang tua merupakan suatu kerugian, sebab anak telah membuang jalan yang dapat mengantarkannya ke surga. Dan perbuatan tersebut termasuk dalam perbuatan yang keji.

Setiap keluarga hendaknya memperlakukan orang tua dengan baik sesuai dengan ajaran Islam. Dengan begitu, salah satu masalah sosial, yaitu para lansia yang telantar dapat diatasi.

Perkembangan zaman juga memudahkan anak-anak yang terhalang jarak dan lokasi dengan orang tua untuk tetap berbakti. Mereka dapat menghubungi orang tuanya melalu telpon, sms, maupun memberikan dana dan hadiah.

Tidak ada kesuksesan seseorang tanpa andil orang tua. Oleh sebab itu, setiap anak wajib berbakti pada orang tuanya.

Ketika orang tua telah lanjut usia, seorang anak harus tetap menjaga baktinya. Anak hendaknya memperlakukan orang tua sebaik ia memperlakukan dirinya sendiri. Apa yang ia makan, hendaknya juga dapat dinikmati oleh kedua orang tuanya.

Fenomena banyaknya orang tua telantar hendaknya menjadi pengingat untuk senantiasa melakukan introspeksi. Kita harus melakukan yang terbaik untuk orang tua kita.

Republika 15 April 2016


Read More

Dukung Eksplorasi Anak

Dukung Eksplorasi Anak
Dukung Eksplorasi Anak

Cinta yang utuh dari ayah dan ibu adalah cinta sejati. Namun, mencintai anak bukan hanya memberikan apa yang disukainya, tapi juga apa yang dibutuhkannya. Agar bisa menjadi pintar dan sukses, anak butuh bereksplorasi, anak perlu belajar banyak.

Untuk itu, ayah dan ibunya harus memiliki rasa percaya diri. Dengan rasa percaya diri ayah bunda bisa memberi ruang pada anak-anak untuk mandiri. Jadi, tidak menempel terus pada ayah bundanya. Dia akan berani bereksplorasi, berani belajar, dan dengan demikian anak kita akan menjadi anak yang tangguh.

Saat memberikan ruang bagi anak bereksplorasi tetap ada aturan mainnya, tergantung pada perkembangan usia anak.

Anak akan mulai bereksplorasi saat ia sudah bisa berjalan atau masuk usia satu sampai lima tahun. Pada usia ini, anak mengalami pertumbuhan tubuh dan otak yang amat pesat. Mereka bisa berjalan sendiri, melakukan banyak aktivitas secara mandiri. Disebut juga usia bermain, usia bereksplorasi, dan usia bertanya.

Anak yang sudah bisa berjalan harus diberi ruang untuk beraktivitas. Dia mulai berjalan, mulai memegang-megang, lingkupnya mulai menjadi luas. Dia mulai melatih kemampuang mengenal orang, mengenal benda di sekitarnya, mulai berbicara, dan lain-lain.

Tiga aspek berguna

Anak usia satu tahun ke atas, mengalami berbagai perkembangan. Untuk perkembangan fisik, si kecil aktif bergerak, dia mulai senang berjalan-jalan, memanjat, lari. Sementara secara psikologis, si kecil memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. Si kecil senang mengamati, menyentuh, mencoba, dan bertanya tentang hal-hal baru.

Sedangkan perkembangan secara sosial, si kecil peka terhadap emosi orang di sekitarnya. Si kecil senang memandangi wajah orang lain dan meniru ekspresi wajah. Anak cerewet, ibu dan ayahnya pasti cerewet. Bukan hanya itu, ia tertawa ketika orang lain tertawa.

Tiga aspek itu berguna untuk anak eksplorasi. Eksplorasi menjadi kebutuhan si kecil agar dapat tumbuh dan berkembang optimal. Si kecil butuh perlindungan agar dapat bereksplorasi dan memenuhi target tumbuh kembangnya.

Ketika ruang eksplorasinya tidak didapat dengan benar, anak menjadi kurang pergaulan.

Membekali Anak

Ada tiga hal yang bisa jadi bekal perlindungan tumbuh kembang si kecil. Kecukupan nutrisi, attachment, dan stimulasi.

Untuk bisa bereksplorasi, badan anak haruslah sehat, sementara modal badan yang sehat adalah nutrisi yang cukup. Kecukupan nutrisi, mendorong pembentukan daya taha tubuh si kecil, membantu tumbuh kembang otak, menjadi penentu pertumbuhan fisik yang baik pada si kecil. Si kecil bisa bereksplorasi dan belajar secara optimal.

Sedangkan attachment adalah ikatan emosional timbal balik antara anak dengan ibu dan ayahnya. Bila anak punya attachment yang baik dengan ayah bundanya, maka anak memiliki emosi yang positif.

Stimulasi akan mengembangkan seluruh aspek kecerdasan dan kreativitas si kecil.

Republika 10 April 2016


Read More

Pemicu Kecemasan Berlebih

Pemicu Kecemasan Berlebih
Waspadai Kecemasan Berlebih

Masalah pemanasan global bisa menjadi pemicu seseorang mengalami kecemasan.

Anda sering merasa panic dan cemas ketika meninggalkan suatu benda, seperti telepon genggam? Pada kondisi tersebut, kebanyakan orang mungkin berpikir lebih baik meninggalkan dompet daripada harus meninggalkan telepon genggam. Ketika telepon genggam tertinggal, seseorang cenderung merasa panic dan gelisah.

Kondisi tersebut ternyata masuk ke dalam gejala ringan gangguan kecemasan yang banyak dialami manusia. Disadari atau tidak, banyak di antara kita yang kerap mengalami masalah ini.
Banyak pemicunya, mulai dari akibat faktor lingkungan, gaya hidup kaum urban yang serba cepat, dan masalah pemanasan global adalah sebagian umum yang bisa memicu seseorang mengalami kecemasan.

Kecemasan merupakan suatu masalah yang berkaitan dengan timbulnya gejala-gejala sistem saraf otonom di dalam tubuh. Biasanya kecemasan itu ditandai dengan timbulnya dua komponen gejala, yaitu gejala fisik dan psikologis.

Untuk gejala fisik biasanya ditimbulkan tubuh, seperti jantung berdebar, diare, pusing, berkeringat dingin, sesak napas, mual. Sementara gejala psikologis ditandai dengan perasaan khawatir, waswas, gugup, dan ketakutan.

Dalam praktik sehari-hari, beberapa diagnosis gangguan cemas yang sering ditemukan adalah gangguan cemas menyeluruh, gangguan cemas panic, gangguan obsesif kompulsif, gangguan stress pascatrauma, fobia sosial, fobia spesifik. Namun, semua kecemasan tersebut ternyata memiliki dampak negatif dan positif.

Kalau karakter kecemasan yang muncul bersifat positif dan mekanisme penanganan atau terapi dapat dilakukan dengan tepat, dipastikan individu tersebut bisa menghadapi serta mengendalikan gangguan tersebut dengan baik.

Akan tetapi, apabila terjadi kebalikannya dan menimbulkan kecemasan berlebih hingga ketegangan terus-menerus, perlu melakukan terapi dengan psikolog atau psikiater.

Kecemasan yang berlebih kiranya juga patut untuk diwaspadai karena dapat mengancam jiwa.
Kalau gejala kecemasan sudah masuk ke dalam fase gangguan jiwa yang mengakibatkan gangguan depresi, baik pasien maupun paramedic, perlu melakukan penanganan khusus.

Penanganan khusus itu diperlukan karena dalam kondisi tersebut dapat mengakibatkan berkurangnya kemampuan fungsional pasien dalam pekerjaan. Tak hanya itu, kecemasan berlebihan dapat menimbulkan gejala fisik yang tidak bisa dijelaskan secara medic (psikosomatik). Sementara, pada gangguan yang lebih lama dapat meningkatkan kemungkinan seseorang untuk bunuh diri.

Oleh karena itu, jika kecemasan tidak ditangani dengan baik, dapat berakibat depresi atau gejala gangguan lainnya yang lebih parah. Dengan mengendalikan kecemasan yang baik, tingkat produktivitas seseorang pun dapat terjaga untuk hidup yang lebih berkualitas.

Pada dasarnya kasus-kasus gangguan jiwa, seperti cemas dan depresi, ini bisa disembuhkan. Akan tetapi, pasien sering kali menunggu terlalu lama untuk datang ke paramedic karena cenderung merasa malu jika harus datang ke psikolog atau psikiater.

Terapi pada praktik psikiater bisa dilakukan dengan menggunakan obat atau psikofarmakologi maupun psikoterapi. Kombinasi dari dua cara pengobatan tersebut dapat diterapkan bersamaan kepada pasien yang mengalami masalah gangguan jiwa. Untuk terapi secara psikofarmakologi dalam pengobatan gangguan cemas ini dapat menggunakan obat antidepresan. Obat ini dapat bekerja dengan cepat setelah dikonsumsi.

Namun dihimbau bahwa penggunaan obat-obaan golongan tersebut harus dibawah pengawasan dokter ahli. Dengan begitu, pasien bisa mendapatkan dosis dan pengobatan yang tepat. Selain dengan terapi menggunakan obat, terapi kognitif dan perilaku secara ilmiah juga terbukti dapat mengatasi masalah gangguan cemas dan depresi, seperti melakukan relaksasi, sosialisasi, dan berolahraga.

Republika 23 November 2015


Read More

Cacingan Pada Anak

Cacingan Pada Anak
Waspadai Cacingan Pada Anak

Sekitar 1,5 miliar jiwa atau 24 persen dari total populasi dunia menderita infeksi cacingan.
Cacingan masih menjadi penyakit yang ternyata banyak di derita anak-anak Indonesia yang tak terkecuali di kota besar seperti Jakarta. Namun, masyarakat belum sepenuhnya menyadari akan bahaya cacingan yang berpotensi menghambat pertumbuhan dan kecerdasan anak.

Potensi menghambat pertumbuhan itu terjadi karena larva cacing yang masuk ke dalam tubuh menuju usu akan hidup dan bermukim di sana. Cacing akan menggigit dinding usus dan mengambil nutrisi dari makanan yang sudah dimakan oleh anak. Akibatnya, anak kekurangan nutrisi dan perkembangan kognitifnya juga akan menurun. Kondisi tersebut akan membuat potensi IQ mereka menjadi berkurang, sulit menerima pelajaran dengan baik, dan mudah lelah.

Menyadari betapa pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat atas bahaya cacingan yang diderita anak-anak maka perlu pembinaan dan sosialisasi untuk mengatasi masalah cacingan.
Diperlukan kesadaran kebersihan dan kesehatan diri serta lingkungan pada anak-anak yang tentunya melibatkan pembinaan dari orangtua.

Cacingan banyak diderita anak-anak di negara maju dengan tingkat ekonomi menengah ke atas dan ke bawah. Dalam hal itulah, Pemerintah Indonesia terus berupaya mengurangi masalah ini dengan cara mempromosikan gaya hidup sehat dan sanitasi yang bersih. Khusus bagi anak-anak melalui edukasi dari orangtua maupun guru di sekolah.

Saat ini, penyakit cacingan merupakan masalah kesehatan yang menjadi ancaman masyarakat dunia. Berdasar data terbaru dari WHO, sekitar 1,5 miliar atau 24 persen dari total populasi dunia menderita infeksi cacingan.

Infeksi cacingan ini menyebar luas di daerah tropis dan subtropics dengan jumlah yang cukup besar di wilayah Afrika, Amerika, dan Asia Timur. Di Indonesia sendiri angka penderita cacingan masih sangat tinggi. Rata-rata prevalensinya sebesar 28 persen dengan tingkat yang berbeda-beda di tiap daerah.

Data dari Kemenkes untuk wilayah juga menunjukkan bahwa tingkat prevalensi di Wilyah Jakarta Timur juga cukup tinggi, yakni mencapai 48,73 persen.

Hal ini diakibatkan berbagai macam faktor, yakni sanitasi buruk, lingkungan tidak bersih, hingga akibat iklim tropis di Indonesia. Faktor-faktor tersebut memungkinkan cacing dapat berkembang biak dengan baik di dalam tanah dan masuk ke kulit manusia melalui berbagai cara, seperti misalnya, orang yang malas menggunakan sepatu dan menginjak tanah, tidak cuci tangan sebelum makan, hingga ke dalam sumur air yang kurang dari 10 meter yang dekat dengan septic tank.

Idealnya sumur air itu harus digali sedalam 10 meter di dalam tanah agar jaraknya jauh dari pembuangan septic tank di rumah. Karena selain dapat berkembang di dalam tanah, cacing juga dapat berkembang dan menular melalui kotoran manusia.

Secara keseluruhan, penyakit cacingan pada anak ini bisa dicegah. Caranya, selain menjaga kebersihan lingkungan dan menerapkan gaya hidup sehat, yang tak kalah penting adalah mengonsumsi obat cacing setiap enam bulan sekali.

WHO juga menyarankan agar masyarakat mengonsumsi obat cacing setahun sekali, terutama mereka yang tinggal di lingkungan dengan tingkat prevalensi cacingan lebih dari 20 persen dan dua kali setahun untuk yang lebih dari 50 persen.

Tingkat pengetahuan yang komprehensif bagi orangtua terhadap anak tentang hidup bersih juga tak kalah penting dilakukan sebagai upaya pencegahan. Hal ini dapat menurunkan prevalensi penderita cacingan, mengurangi infeksi berat pada anak, serta mengurangi dampak cacingan.

Setelah mengetahui gejala-gejala cacingan pada anak agar lebih pasti sebaiknya melakukan pemeriksaan tinja dan tes laboratorium. Rangkaian tes ini berguna untuk memastikan apakah anak terkena cacingan atau hanya penyakit biasa.

Upaya ini dilakukan semata-mata karena gejala yang ditimbulkan pada anak yang menderita cacingan hampir sama dengan gejala suatu penyakit. Si penderitanya terlihat lesu, lemah, anemia, dan kurang bergairah dalam menjalankan aktivitasnya.


Republika  17 November 2015
Read More

Pencegahan Pembekuan Darah

Pencegahan Pembekuan Darah
Waspada Penyakit Pembekuan Darah

Penyakit pembekuan darah berkaitan erat dengan penyebab kematian utama di Indonesia, yaitu stroke dan jantung.

Penyakit darah beku merupakan suatu penyakit yang disebabkan oleh darah yang manggumpal dan menyumbat di dalam tubuh. Darah beku umumnya dapat terjadi di bagian tubuh mana saja, seperti otak, pembuluh darah vena, jantung, paru-paru, dan bagian kaki manusia.

Pembekuan darah menjadi salah satu penyebab kematian utama di Indonesia. Hal ini disebabkan penyakit pembekuan darah berkaitan dengan stroke dan jantung.

Kita tahu stroke dan jantung adalah penyakit pembunuh nomor satu di Indonesia. Sebesar 80-85 persen stroke adalah stroke iskemik yang disebabkan thrombosis atau pembekuan darah. Sementara jantung, menyumbang 70 persen, yang juga diakibatkan oleh thrombosis.

Secara garis besar, thrombosis adalah suatu kondisi terjadinya pembentukan gumpalang-gumpalan darah di dalam pembuluh darah manusia. Sehingga, tak jarang kondisi tersebut menimbulkan masalah dan menjadi sumber penyakit. Trombosis dapat terjadi pada pembuluh darah manapun dan dapat menimbulkan risiko yang fatal, apabila menghambat aliran darah menuju organ vital.
Trombosis bisa terjadi akibat gangguan keseimbangan antara faktor koagulan, antikoagulan, dan fibrinolysis.

Berdasarkan gejalanya, penyakit darah beku ini dibagi menjadi dua jenis, yakni venous thrombo embolism (VTE), yang menyebabkan embolus. Embolus adalah lepasan bekuan darah yang kemudian melayang-layang di pembuluh darah. Embolous-embolous itu jadi ancaman ketika dibawah darah jalan-jalan sampai ke paru-paru sehingga dapat menyebabkan kematian mendadak.

Sementara itu, jenis lainnya bernama deep vein thrombosis (DVT) yang merupakan pembekuan pada pembuluh darah vena bagian dalam. DVT umumnya terjadi keluhan pada kaki yang sering pegal-pegal, membengkak, mengalami perubahan warna, dan terasa nyeri.

Beberapa penelitian dari WHO mengungkapkan bahwa kejadian pembekuan darah jenis VTE setiap tahunnya meningkat sesuai umur. Perbandingannya dengan angkat kejadian 1 per 10 ribu hingga 20 ribu populasi di bawah umur 15 tahun. Begitu juga yang terjadi pada kasus usia di atas 80 tahun, meningkat secara eksponsensial sesuai dengan umur tersebut hingga 1 per seribu kasus per tahunnya.

Setiap orang berisiko mengalami VTE maupun DVT. Namun orang dengan kondisi tertentu memiliki potensi lebih besar mengalami VTE. Faktor risiko VTE sendiri bersifat multifactorial, seperti umur, jenis kelamin, faktor genetic, kebiasaan merokok, kanker, diabetes mellitus, dan hipertensi.

Selain itu, faktor paparan atau pencetus, seperti operasi, stroke, infeksi paru, infark jantung, inflamasi, gemar merokok, serta gaya hidup yang tidak sehat juga menjadi faktor penyakit pembekuan darah jenis VTE. Kebiasaan sering berbaring lebih dari tiga hari atau duduk lebih dari delapan jam juga menjadi faktor pemicunya.

Untuk itu, dalam mencegah dan mengobati penyakit tersebut, dibutuhkan terapi dengan menggunakan teknologi terbaru, seperti terapi antikoagulan. Terapi ini berpotensi mematikan darah yang beku sehingga aliran darah kembali lancar.

Saat ini masih banyak dilakukan terapi pengobatan dengan cara lama akibat ketiadaan alat. Hal ini menyebabkan pasien tidak mendapatkan pengobatan yang maksimal.

Sebagian kasus terlambat ditangani. Maka pencegahan sejak dini penting untuk dilakukan. Misalnya jika terjadi pembengkakan di kaki, sering nyeri, dan sebagainya harus segera dikonsultasikan ke dokter.


Republika 30 Oktober 2015
Read More

Upaya Pencegahan Katarak

Upaya Pencegahan Katarak
Upaya Pencegahan Katarak

Gunakan Kacamata Hitam

Jika beraktivitas di luar ruangan pada siang hari, usahakan menggunakan kacamata hitam dengan kemampuan menangkal sinar UV yang bagus. Kacamata itu untuk melindungi mata dari bahaya paparan sinar matahari berlebihan.

Ketahui Sejak Dini

Bayi diketahui juga berisiko tinggi terkena katarak, namun dapat dicegah dengan selalu memperhatikan perkembangan matanya. Apabila timbul bercak putih di mata bayi, diimbau segera berkonsultasi ke dokter spesialis mata. Jika balita yang sedang belajar berjalan diketahui kerap menabrak suatu benda, bisa jadi ada gangguan pada matanya.

Mengurangi Konsumsi Makanan Cepat Saji

Makanan cepat saji memiliki jumlah kadar gula dan sodium yang tinggi yang dapat mengganggu fungsi mata. Baiknya konsumsi makanan yang mengandung zat magnesium, seperti sayur dan buah untuk meningkatkan kesehatan otot mata.

Konsumsi Makanan Bervitamin A

Wortel dan bayam adalah sayuran yang baik untuk kesehatan mata. Kandungan vitamin dan betakaroten pada keduanya dapat mencegah penyakit mata, seperti mata minus dan katarak.

Konsumsi Makanan Kaya Antioksidan

Zat antioksidan berfungsi untuk melindungi tubuh dari serangan virus berbahaya. Selain itu, juga berfungsi sebagai antiradang sehingga dapat menjekankan gejala mata katarak lebih parah.

Operasi adalah Jalan Terbaik

Jika sudah semakin parah, tindakan operasi merupakan cara terbaik mengatasi katarak. Usai operasi, pasien dapat melihat dan hidup dengan normal kembali. Karena katarak bersifat sekali seumur hidup, jadi apabila sudah melakukan operasi dapat dipastikan katarak tidak akan muncul kembali.

Republika 21 Oktober 2015


Read More

Cara Mengatasi Sindrom Metabolik

Cara Mengatasi Sindrom Metabolik
Upaya Penanggulangan Sindrom Metabolik

Di dunia ini, penyakit akibat sindrom metabolic adalah penyakit paling banyak menyebabkan kematian. Penyakit metabolik tersebut, di antaranya, diabetes, kolesterol, hipertensi, dan penyakit jantung koroner.

Walau penyakit tersebut bukan termasuk penyakit menular, penyakit itu paling banyak menyebabkan kematian. Penyakit metabolic ini merupakan penyakit genetik yang diturunkan oleh orangtua kepada anak, sehingga sang anak juga berisiko terkena penyakit tersebut. Tapi sebenarnya penyakit ini bisa dicegah walau sang anak tetap berisiko terkena penyakit ini.

Sindrom metabolic adalah nama faktor risiko yang meningkatkan penyakit kronis tersebut. Menurut data WHO, 71 persen penyakit kematian di Indonesia salah satunya penyakit metabolic seperti diabetes.

Republika 26 Agustus 2015


Read More

Tips Agar Tubuh Selalu Sehat

Tips Agar Tubuh Selalu Sehat
Tips Tubuh Sehat dan Bugar

Kebugaran pada dasarnya harus mengadopsi gaya hidup sehat untuk meningkatkan ketahanan mental dan fisik. Untuk itu, ada tips dan kiat agar tubuh senentiasa bugar dan sehat, yaitu:

Makan Sehat

Cukup terapkan rumus 4J, yaitu jumlah, jadwal, jenis, dan jurus. Untuk jumlah, seimbangkan asupan makanan dengan aktivitas. Untuk jadwal, sedianya Anda harus memiliki pola makan minimal tiga kali sehari (pagi, siang, malam). Sementara, bagi anak, gizi harus lengkap, lebih bagus ditambah snack yang sehat dan buah-buahan. Jurus memasak harus diperhatikan agar menjauhi makanan yang digoreng. Ajarkan anak untuk mengonsumsi makanan direbus, dikukus, atau dibakar.

Berpikir Sehat

Orangtua dilarang membuat anak stress. Tidak perlu banyak memberi tekanan, semisal, selalu menuntut anak meraih peringkat di sekolah dan sebagainya. Biarkan anak bahagia dengan tetap dalam bimbingan dan pantauan orangtua.

Istirahat Sehat

Untuk anak, biasakan istirahat atau tidur selama delapan sampai 10 jam per hari. Sementara, orangtua cukup enam sampai delapan jam per hari.

Aktivitas Sehat

Rutinkan olahraga, ajak anak senam, bersepeda, atau lari maupun olahraga lainnya. Anak cenderung lebih senang olahraga yang membuatnya seperti sedang bermain.

Lingkungan Sehat

Bebaskan anak dari asap rokok. Berikan contoh agar perilaku hidup anak menjadi sehat. Batasi juga penggunaan gadget dan atur pola hidup anak.

Sumber:
Republika 23 Desember hal. 26


Read More

Tips Mencegah Perasaan Cemas

Tips Mencegah Perasaan Cemas
Tips Menghindari Kecemasan

Ketika seseorang mengalami kecemasan dan gangguan kejiwaan lainnya, sebenarnya bisa dihindari dengan hal-hal yang sederhana. Cara untuk menghindari kecemasan dan stress adalah sebagai berikut:

Mengenali diri sendiri

Dengan mengenali diri sendiri, seseorang menjadi tahu kelemahan dan kelebihan pada dirinya.

Berbagi cerita dengan teman

Untuk menghindari cemas, dapat juga dilakukan dengan bersosialisasi dan berbagi cerita dengan teman. Dengan berbagi cerita dengan teman, seseorang tidak akan merasa sendirian dan dapat membuat diri merasa nyaman.

Terapkan dan pelihara hidup sehat

Selain menerapkan pola hidup sehat, melakukan kegiatan berolahraga juga tak kalah penting dilakukan karena olahraga meningkatkan hormone endorphin dalam tubuh seseorang.

Jauhi rokok dan alkohol

Rokok, alkohol, dan narkotika sebaiknya penting untuk dijauhi. Hal ini karena apabila dekat dengan hal-hal buruk seperti itu, seseorang akan sering mengalami cemas, hidup tidak akan tenang, dan tidak nyaman.

Republika 23 November 2015


Read More

Tips Menentukan Sikat Gigi

Tips Menentukan Sikat Gigi
Tips Memilih Sikat Gigi Yang Benar

Bermacam-macam makanan yang dikonsumsi sehari-hari tanpa disadari dapat menimbun plak aau kotoran di dalam gigi dan rongga mulut. Untuk itu perlu lebih cermat dalam memilih produk sikat gigi.

Dokter dan pakar gigi menyarankan kita harus menyikat gigi menggunakan bulu sikat yang halus dan bukan yang kasar. Selain dapat mencegah masalah pada gigi dan gusi agar tidak berdarah, hal ini juga berguna agar sikat gigi bisa lebih optimal dalam bekerja menjangkau sela-sela gigi.

Berikut ini tips memilih sikat gigi yang tepat:

Perhatikan ukuran kepala sikat gigi, pilihlah kepala sikat gigi yang sesuai dengan rongga mulut. Hal ini bertujuan untuk memudahkan sikat menjangkau seluruh permukaan rongga mulut.

Perhatikan bulu sikat gigi, pilihlah sikat gigi yang memiliki bulu sikat halus dan jangan yang terlalu kasar. Karena dapat merusak gusi, akar gigi, dan lapisan luar gigi. Selain itu, penting untuk menyikat gigi dengan tekanan sedang.

Perhatikan gagang sikat gigi, pilihlah sikat gigi dengan gagang dengan sikat tiga sudut agar bisa menjangkau hingga ke gigi bagian belakang.

Republika 15 Desember 2015


Read More

Tips Pencegahan Karies

Tips Pencegahan Karies
Tips Cegah Karies

Pencegahan karies gigi perlu dilakukan sejak dini. Langkah antisipatif harus diambil agar gigi susu anak tak terpapar karies yang terlalu awal. Karenanya, para orangtua perlu mengetahui tips pencegahan karies gigi menurut fase pertumbuhan anak.

Usia 6-8 bulan

Pada usia ini, orang tua sudah dianjurkan untuk membersihkan gigi bayi usai minum susu atau ASI. Orang tua bisa membasuh gigi dan gusi bayi menggunakan kain kasa yang dibasahi air hangat dan dibelitkan ke jari. Dengan begitu, sejak kecil sudah mengenal kebiasaan membersihkan gigi.

Usia 1-2 tahun                  
        
Satu kebiasaan fatal yang kerap dilakukan orang tua ialah membiarkan anak minum susu formula dari botol hingga tertidur. Itu tidak dianjurkan karena bisa berakibat buruk pada kesehatan gigi dan menyebabkan early caries decay. Soalnya, sisa susu bisa berubah menjadi asam dan melarutkan mineral gigi.

Usia balita

Pembiasaan menggosok gigi minimal dua kali sehari dengan pasta gigi anak sebesar biji jagung sangat dianjurkan pada usia ini. Selain itu, anak juga harus dikenalkan dengan pemeriksaan gigi berkala ke dokter gigi, minimal enam bulan sekali. Jangan menunggu anak sampai sakit gigi baru ke dokter karena akan menyebabkan trauma.

Usia sekolah

Pada usia sekolah, konsumsi makanan manis berlebih, seperti cokelat dan gula kerap menjadi penyebab kerusakan gigi pada anak.

Republika 29 Oktober 2015



Read More

Definisi Kecantikan

Definisi Kecantikan
Tiga Elemen Kecantikan

Tak hanya remaja, perempuan usia matang pun tetap ingin tampil cantik dan menarik. Sejatinya, kecantikan tidak hanya sebatas penampilan fisik. Pikiran dan jiwa juga memancarkan kecantikan seseorang. Paduan tiga elemen tersebutlah yang membuat seorang perempuan tampak memesona.

Untuk kecantikan fisik, perempuan bisa melakukan perawatan. Tentunya perempuan juga harus mengimbangi upaya tersebut dengan keramahan dan kesantunan agar kecantikannya makin terlihat.
Kecantikan pikiran akan terbentuk jika seorang perempuan memenuhi benaknya dengan hal-hal positif dan menjauhkan diri dari pikiran negative. Cantik fisik dan pikiran saja ternyata belum cukup. 

Perempuan perlu juga melengkapinya dengan jiwa yang memesona. Termasuk di dalamnya, yakni kemampuan mensyukuri segala yang dimiliki. Kalau tiga kecantikan ini dimiliki, perempuan akan lebih mampu mengembangkan potensi dirinya.

Eksistensi perempuan mencakup keberadaan jasmani dan rohani. Salah satu cara mempertahankannya adalah dengan memperjuangkan dan mengembangkan kepribadiannya. Eksistensi harus diperjuangkan dengan semua potensi yang ada sebagai bekal perempuan menuju pada kepribadian yang otentik.

Perempuan akan terlihat lebih menarik ketika ia mau membuka diri dan membahagiakan orang lain. Ia tidak hanya mementingkan diri sendiri, tapi juga ikut mementingkan kebahagiaan orang lain, terutama kebahagiaan keluarga. Dengan demikian, perkembangan kepribadiannya pun semakin matang.

Hal paling berpengaruh pada psikologis perempuan adalah emosi. Salah satu bentuk berlebihan emosi perempuan adalah stress. Stres memang tidak enak, namun di satu sisi stress bisa menjadi pemicu semangat kerja.

Stres merupakan akar dari sekian banyak problem psikologis, medis, dan ekonomi. Stres, contohnya, dapat menyebabkan gangguan mestruasi. Kebanyakan perempuan mengalami sejumlah perubahan pola mestruasi selama masa reproduksi. Dalam pengaruhnya terhdap pola mestruasi, stress melibatkan sistem neuroendokrinologi sebagai sistem yang besar peranannya dalam reproduksi perempuan.

Republika 28 April 2015


Read More